Beranda > INDONESIA, SINETRON, THREAD > Sinetron Anak Membawa Berkah Program Ramadhan Terfavorit UMI 2009

Sinetron Anak Membawa Berkah Program Ramadhan Terfavorit UMI 2009


http://wp.me/pevle-357

Label Rating : Remaja (R), Bimbingan Orang Tua (BO)

Selamat sore dan salam sehat selalu, BLOGVOTERS™

Di Rabu sore yang cerah ini kita bertemu lagi dalam Undakan Maya Indonesia. Pastinya masih semangat lah buat menantikan pengumuman siapa pemenang polling Program Ramadhan Terfavorit UMI 2009

Berikut hasil pollingnya!

Undakan Votes % Program Ramadhan Favorit
1 1,613 48% Anak Membawa Berkah (INDOSIAR)
2 464 14% Kepompong Ramadhan (SCTV)
3 333 10% Upin dan Ipin Spesial Ramadhan (TPI)
4 231 7% Para Pencari Tuhan Jilid 3 (SCTV)
5 212 6% Opera Van Java Sahur (TRANS|7)
6 172 5% Cinta dan Anugerah (RCTI)
7 149 4% Cinta Fitri Season Ramadhan (SCTV)
8 73 2% Saatnya Kita Sahur (TRANSTV)
9 47 1% dahSyat-nya SaHur (RCTI)
10 18 1% Jika Aku Menjadi Spesial Ramadhan (TRANSTV)
11 16 0% Mukjizat Shodaqoh (TRANSTV)
12 11 0% Risalah Unyil (TRANS|7)
Share/Save/Bookmark

Total Votes: 3,339

 

Dari hasil polling diatas, maka pada hari ini Rabu,7 Oktober 2009 pukul 17:00 WIB BLOGVOTERS™ menganugerahi

Anak Membawa Berkah
sebagai
Program Ramadhan Terfavorit UMI 2009

Foto Pemain Sinetron Anak Membawa Berkah Program Ramadhan Terfavorit UMI 2009

Foto Pemain Sinetron Anak Membawa Berkah Program Ramadhan Terfavorit UMI 2009 (Adam Jordan, Imel Putri Cahyati, Monica Oemardi, Rosita Putri, Zana Yein dan Fitri Ayu Maresa)

Sebelumnya, terimakasih telah berpartisipasi seru-seruan (kirim komentar/berbalas tanggapan/share informasi) di thread AMB (Sinetron Anak Membawa Berkah)

http://pangeran229.wordpress.com/thread/imel-putri-cahyati-anak-membawa-berkah/

Sinetron berdurasi 29 episode ini akan ditayangkan ulang mulai 12 Oktober 2009 Setiap Senin s/d Kamis pukul 08:30 WIB di Indosiar

Berikut kami tampilkan hasil polling ending buat Sherin, bersama Reynaldi ataukah Andika

Undakan Votes % Akhir Bahagia Sherin
1 72 56% bersama Reynaldi
2 56 44% bersama Andika
Total Suara 128

Selanjutnya kami tampilkan update rating harian episode dan sinopsis sinetron Anak Membawa Berkah plus foto keren dan cantik para pemain (menyusul bertahap, red)

Rating Report Sinetron Anak Membawa Berkah

Tanggal Episode TVRating Share Program
22 Aug X9 1 1.5 (78th) 10.5%
22 Aug X9 1 (R) 2.5 (31st) 14.8%
23 Aug X9 2 0.7 (150th) 10.1%
23 Aug X9 2 (R) 1.9 (47th) 12.6%
24 Aug X9 3 1.2 (79th) 11.9%
24 Aug X9 3 (R) 1.7 (48th) 14.3%
25 Aug X9 4 1.0 (113rd) 9.9%
25 Aug X9 4 (R) 1.5 (74th) 12.7%
26 Aug X9 5 0.9 (119th) 10.5%
26 Aug X9 5 (R) 2.0 (42nd) 17.0%
27 Aug X9 6 1.7 (58th) 13.2%
31 Aug X9 7B 1.7 (51st) 15.0%

Source: AGB Nielsen Indonesia dengan market di 10 kota besar

Sinetron Anak Membawa Berkah

Sinetron Anak Membawa Berkah

Marilah kita mengenal dulu

Nama Para Pemain Beserta Penokohannya dalam Sinetron Anak Membawa Berkah

  • Adam Jordan sebagai Bramantyo – papa tiri Sherin, culas, gila harta dan kedudukan, selalu ingin dihargai, sering bertindak kasar kalu berhadapan dengan orang lain, suka menghalalkan segala cara agar rencananya berhasil.
  • Indra L. Brugman sebagai Andika – tunangan Sherin, rasa cintanya terhadap Sherin begitu besar, tapi sayang suka kemakan hasutan Ranti.
  • Fitri Ayu Maresa sebagai Ranti – sepupu Sherin dengan logatnya yang medok, lucu tapi culas, selalu memfitnah, nyinyir, ia juga berusaha merebut Andika.
  • Imel Putri Cahyati sebagai Sherin – sholehah, baik hati, agak lemah namun kadang berani melawan, setia.
  • Affandi (Ahmad Afandy) sebagai Reynaldi – seorang pemandu wisata yang menghamili Sherin, lugu, baik hati, cinta mati sama Sherin, ayah yang bertanggung jawab buat Jihan dan pekerja keras.
  • Christabelle Grace Marbun sebagai Aulia Jihan – buah hati Rey-Sherin yang lumpuh karena oleh Rey sewaktu bayi tidak diimunisasi polio, menggemaskan, cerdas, sholehah.
  • Monica Oemardi sebagai Endah – mama kandung Sherin, menyayangi Sherin
  • Alea Azura sebagai Okky, sepupu Ibu Sayidah, tomboy, baik hati, suka menolong
  • Christine sebagai Ibu Sayidah, baik hati, senang menolong Aldi
  • Shella Estika sebagai orang yang dibayar Bramantyo untuk menjebak Reynaldi
  • Mila Karmila sebagai Lasmi – mama kandung Ranti, culas
  • Yana Zein sebagai Mila – mama kandung Andika, rekan bisnis Bramantyo, workholic, suka terpengaruh/terlalu tidak peduli sama masalah anak-anaknya.
  • Rosita Putri sebagai Salma – adik perempuan Andika, mencintai Aldi sejak pertama bertemu, baik hati, ceroboh.
  • Anisa Sulandana sebagai Wina – sepupu Andika, sedikit penakut, aslinya anak yang baik tapi menjadi culas karena hasutan maminya.
  • Mega Aulia sebagai Norma – Maminya Win — yang bikin kita ketawa dengan logat kebule-buleannya bak Nyonya Meneer yang ga banget!!!, culas, ingin menguasai harta Mila dengan berbagai cara.
  • Piet Ermas sebagai Surya – suruhan Ranti untuk mengacaukan hubungan Andika-Sherin; menderita asma.

Cerita/Sutradara : Vasant R. Patel
Penulis Skenario : Mega Emmela dan Fairuz Dewi
Lagu Tema : Akhirnya
Penyanyi : Nindy feat Dide “Hijau Daun”

Lirik Lagu Akhirnya Soundtrack Sinetron Anak Membawa Berkah

Kusadari akhirnya
Kerapuhan imanku
Telah membawa jiwa dan ragaku
Ke dalam dunia yang tak tentu arah

Kusadari akhirnya
Kau tiada duanya
Tempat memohon beraneka pinta
Tempat berlindung dari segala mara bahaya

Oh Tuhan, mohon ampun
Atas dosa dan dosa selama ini
Aku tak menjalankan perintah-Mu
Tak perdulikan nama-Mu
Tenggelam melupakan diri-Mu

Oh Tuhan mohon ampun
Atas dosa dan dosa
Sempatkanlah aku bertobat
Hidup di jalan-Mu
Tuk penuhi kewajibanku
Sebelum tutup usia
Kembali pada-Mu

Lirik Lagu Salahkah Kita Back Song Sinetron Anak Membawa Berkah Scene Oki-Rey-Salma

by : RobinHood featuring Asmirandah

Bila waktu terus memanggil
Agar dua hati dapat menyatu
Bukan aku tak ingin cinta
Tapi aku takut menyakitimu
Dan kini aku jauh darimu
Ada yang hilang dari hatiku
Cinta tak dapat ditebak apa maunya hati
Salahkah kita

Bukan maksud menduakanmu
Aku tak ingin mendustai hati
Aku juga mencintaimu
Ku menjauh hanya untuk berfikir

Dan kini aku jauh darimu
Ada yang hilang dari hatiku
Letih memandang wajah hari
Yang memanduku tuk mencarimu

Cinta tak dapat ditebak apa maunya hati
Salahkah kita
Hanya tak bisa dustai hati untuk mencinta
Salahkah kita

Bukan aku tak ingin cinta
Tapi aku takut menyakitimu

Dan kini aku jauh darimu
Ada yang hilang dari hatiku
Letih memandang wajah hari
Yang memanduku tuk mencarimu

Cinta tak dapat ditebak apa maunya hati
Salahkah kita
Hanya tak bisa dustai hati untuk mencinta
Salahkah kita

Biarlah semua kini kita berpisah
Namun hati kita tetap menyatu
Ku sangat rindu ingin bertemu sampai
Tujuh purnama ku tetap menunggu

Bila waktu terus memanggil

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 1

Tayang di Indosiar pada Sabtu, 22 Agustus 2009 pkl. 02.24-03.31 WIB beroleh peringkat daily ke-78 dengan rating 1.5 dengan share 10.5% dan rerun pada Sabtu, 22 Agustus 2009 pkl. 16.25-17.43 WIB beroleh peringkat daily ke-31 dengan rating 1.9 dengan share 12.6%

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/81823/anak-membawa-berkah-episode-1 [online : Jumat, 21 Agustus 2009 pkl. 15.30 WIB] – Karena dijebak oleh Gerry, Sherin yang tengah mengikuti tur bersama kampusnya melakukan hubungan yang tidak semestinya dengan Reynaldi pemuda setempat. Akibatnya gadis itu hamil, dan membuat ayahnya Bramantyo murka karena Sherin semula hendak dijodohkan dengan Andika.

Pemeran Reynaldi

Pemeran Reynaldi

Sherin sempat bingung mendengar rencana pertunangannya, apalagi dengan keadaannya yang hamil. Ia memutuskan untuk meminta pertanggungjawaban Reynaldi, yang meski sempat bimbang akhirnya mau menikahi gadis itu di depan penghulu. Pengakuan Sherin kalau dirinya dihamili seorang pemandu wisata membuat Bramantyo marah, apalagi ketika sang putri mengancam bakal bunuh diri bila tetap dipaksa menggugurkan kandungan. Munculnya Reynaldi membuat Bramantyo marah, ia menyuruh satpam memukuli pria itu. Berkat permintaan Sherin, Bramantyo terpaksa menyetujui hubungan keduanya. Sherin akhirnya tinggal bersama Reynaldi di rumah baru, namun hubungan mereka tidak berlangsung lama karena Bramantyo telah mengatur siasat untuk memisahkan keduanya. Kecewa melihat Reynaldi mengkhianatinya, Sherin jatuh pingsan dan akhirnya dibopong Bramantyo pergi. Dibawa ke rumah sakit, Sherin akhirnya melahirkan anak pertamanya. Oleh Bramantyo, Sherin dibohongi dengan mengatakan kalau bayinya sudah mati. Padahal, bayi tesebut akhirnya diambil paksa oleh Reynaldi.

Melihat bayinya menangis dan menolak minum susu botol, Reynaldi yang kebingungan mendatangi para ibu dan memohon salah satu dari mereka untuk mau menyusui bayinya. Tanpa sengaja, pria bertemu wanita yang menjebaknya dan kaget saat mendengar kalau Sherin adalah dalang dari semuanya.

Ketika lengah, wanita tersebut berhasil melarikan diri. Ketika berusaha mengejar, Reynaldi nyaris saja tertabrak oleh mobil Lasmi. Belakangan, kejadian tersebut malah membuat keduanya berteman.

Saat sedang mengajar ngaji di mushola, Sherin dimintai bantuan oleh Ibu Sayidah untuk menyusui bayi tetangganya. Tergerak untuk melakukan hal tersebut, Sherin tanpa sengaja bertabrakan dengan Ranti, yang curiga melihat dadanya basah.

Kejadian itu dilaporkan pada Andika, namun pria itu tidak curiga ketika diberitahu Sherin pergi dengan lelaki lain. Belakangan, Ibu Sayidah menemui Reynaldi untuk mengambil bayi yang nantinya bakal disusui Sherin.

Oleh Ibu Sayidah, Reynaldi dilarang untuk bertemu muka dengan wanita yang bakal menyusui bayinya. Ketika sedang menggendong bayi, Sherin kaget melihat kemunculan Ranti dan langsung bergegas menyerahkan bayi yang digendongnya ke Ibu Sayidah.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 2

Tayang di Indosiar pada Minggu, 23 Agustus 2009 pkl. 02.29-03.04 WIB beroleh peringkat daily ke-119 dengan rating 0.9 dengan share 10.1% dan rerun pada Minggu, 23 Agustus 2009 pkl. 16.13-17.27 WIB beroleh peringkat daily ke-47 dengan rating 2.5 dengan share 14.8%

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/81827/anak-membawa-berkah-episode-2 [online : Minggu, 23 Agustus 2009] — Begitu Ranti pergi, Sherin cuma bisa bernapas lega dan pulang ke rumah/ Disana, ia memberitahu Bramantyo akan niat untuk menceritakan masa lalunya yang pernah menikah dan melahirkan ke Andika.

 

Foto Afandy, Indra Brugman, Monica Oemardi, Fitri Ayu Maresa dan Anisa Sulandana

Foto Afandy, Indra Brugman, Monica Oemardi, Fitri Ayu Maresa dan Anisa Sulandana

Berniat untuk tidak berbohong pada Andika, Sherin dikejutkan oleh ketidaksetujuan Bramantyo, yang bahkan mengancam bakal bunuh diri kalau sang putri nekat membeberkan semuanya. Mau tidak mau, Sherin terpaksa menuruti keinginan ayahnya untuk merahasiakan masa lalunya pada Andika.

Di tempat lain, Reynaldi panik karena bayinya yang diberi nama Aulia mengalami demam. Di rumah sakit, dokter memberitahu kalau putrinya harus disusui oleh ibu yang melahirkannya. Keruan saja Reynaldi bingung mengingat Aulia (dikiranya sudah) tidak memiliki ibu, keesokan harinya ia meminta Ibu Sayidah untuk menghubungi wanita yang pernah menyusui Aulia.

Permintaan itu membuat Ibu Sayidah bingung karena Sherin tidak muncul di mesjid untuk mengajar ngaji, ia akhirnya mengajak Reynaldi dan Aulia ke kampus wanita itu. Disana, Sherin dikejutkan oleh suara Aulia yang didengarnya dari dalam kelas. Tanpa disadari, dadanya basah dan bekasnya membentuk bulatan.

 

Foto Keakraban Ranti-Wina-Shireen (Fitri Ayu Maresa, Anisa Sulandana dan Imel Putri Cahyati)

Foto Keakraban Ranti-Wina-Shireen (Fitri Ayu Maresa, Anisa Sulandana dan Imel Putri Cahyati)

Keruan saja, Ranti dan Dina langsung curiga. Disuruh Ranti untuk memaksa Sherin bicara jujur tentang dirinya yang baru melahirkan atau tidak, Dina nyaris saja menyiksa Sherin kalau saja Heni tidak muncul dan membawa wanita malang itu pergi. Langkah Sherin terhenti ketika Ibu Sayidah memintanya untuk menyusui Aulia. Sempat menolak, hati Sherin luluh ketika tangan Aulia tiba-tiba memegang bajunya. Di saat bersamaan, Ranti mendekati tempat Sherin menyusui Aulia sehingga wanita itu panik. Ia langsung buru-buru menyudahi aksinya menyusui Aulia, dan meminta Ibu Sayidah untuk segera pergi. Ranti sendiri sempat melihat bagian belakang Ibu Sayidah namun saat dikejar, wanita itu sudah menghilang. Di tempat lain, Salma yang baru pertama kalinya bertemu Reynaldi langsung jatuh cinta.

Begitu sampai di rumah, Sherin sempat panik ketika teleponnya berdering. Awalnya ia mengita kalau yang menghubungi adalah Gerry,yang sempat mengancamnya di kampus. Apalagi, sang penelepon misterius memintanya untuk bertemu di sebuah tempat. Belakangan baru ketahuan kalau sang penelepon adalah Andika, Sherin langsung bernapas lega.

Saat tahu kalau Andika baru pulang dari Amerika, Ranti langsung menghubungi pria itu dan membeberkan fakta kalau Sherin pernah melahirkan. Keruan saja Andika kaget dan setengah tidak percaya, namun Ranti menantangnya dengan mengajak Andika menemui Sherin untuk membuktikan semua yang dikatakannya.

Ketika sedang mengajar anak-anak di mesjid, Sherin dikagetkan oleh kemunculan Andika, yang langsung marah besar dan menyebut kalau wanita itu telah membohonginya. Yang lebih mengagetkan lagi, Andika membatalkan rencana pernikahannya dengan Sherin.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 3

Tayang di Indosiar pada Senin, 24 Agustus 2009 pkl. 02.29-03.30 WIB beroleh peringkat ke-79 Rating Harian dengan rating 1.2 dengan share 11.9% dan rerun pada Senin, 24 Agustus 2009 pkl. 15.36-16.49WIB beroleh peringkat ke-48 dengan rating 1.7 dengan share 14.3%

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/81828/anak-membawa-berkah-episode-3 [online : Minggu, 23 Agustus 2009] — Andika sendiri ketika itu tengah diajak Ranti menuju tempat Sherin mengajar, namun pemuda itu kecopetan dan karena bernafsu mengejar sang copet, ia terpisah dari Ranti. Kejadian itu malah membuatnya bertemu dan bersahabat dengan Reynaldi, yang mengajak Andika ke rumahnya.

Di sana, Andika untuk pertama kalinya bertemu dengan Aulia, yang menangis kencang. Tangisan itu membuat Sherin, yang tengah berada di luar rumah, panik dan berlari ke arah sumber tangisan. Ia nyaris saja bertemu Reynaldi dan Andika, namun untungnya muncul Ibu Sayidah yang langsung membawa Sherin pergi.

Reynaldi akhirnyamembantu Andika mencari tunangannya, tanpa tahu kalau yang dimaksud adalah Sherin, namun oleh seorang anak kecil diberitahu kalau guru mengaji mereka (Sherin) sudah pulang. Oleh Ranti, Andika kembali dikompori soal Sherin yang pernah melahirkan hingga dirinya terhasut.

Ia memutuskan untuk bertanya langsung ke Sherin, hingga wanita itu panik. Tiba-tiba Bramantyo muncul dan langsung memarahi Andika yang dituding tidak mempercayai putrinya, sehingga Andika merasa bersalah dan berjanji bakal menikahi Sherin secepatnya.

Siapa sangka, Andika malah diminta untuk menunda pernikahannya dengan Sherin oleh Mila karena alasan pekerjaan. Keruan saja Andika marah besar dan tidak setuju, namun permohonan Mila, yang menyebut kalau prioritas saat ini adalah perusahaan, membuatnya tidak bisa berkutik dan menurut.

Di kampus, Ranti terus mencari bukti soal Sherin. Ia berhasil menggiring Sherin ke kamar mandi dan menyuruh Dina untuk membuka baju wanita itu dan melihat bagian dadanya yang basah karena mendengar suara bayi menangis. Saat berusaha merekam, Heni muncul dan menggagalkan rencana Ranti.

Ketika malam tiba, Reynaldi kembali dibuat pusing oleh Aulia yang tidak mau meminum susu botol. Berbekal alamat pemberian Ibu Sayidah, pria itu memutuskan untuk datang ke rumah wanita yang biasa menyusui bayinya tanpa tahu bahwa yang dimaksud adalah Sherin.

Melihat Sherin panik dikamarnya saat mendengar suara Aulia, Endah kebingungan sampai akhirnya tahu kalau wanita itu selama ini menyusui bayi orang. Keruan saja Endah marah, dan melarang Sherin untuk melakukan hal itu lagi. Melihat seorang pria membawa bayi di depan rumahnya, Sherin nekat turun untuk menemui meski sudah dilarang Endah.

Ketika hendak keluar, Sherin dilarang Bramantyo, yang malah menyuruhnya masuk kembali. Curiga mendengar suara bayi, Bramantyo keluar. Reynaldi yang sedih karena pintu tertutup rapat hendak berbalik pulang, mendadak dari belakang terdengar suara Bramantyo yang menegurnya.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 4

Tayang di Indosiar pada Selasa, 25 Agustus 2009 pkl. 02.30-03.29 WIB beroleh peringkat ke-113 Rating Harian dengan rating 1.0 dengan share 9.9% dan rerun pada Selasa, 25 Agustus 2009 pkl. 15.38-16.48 WIB beroleh peringkat ke-74 dengan rating 1.5 dengan share 12.7%

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/81853/anak-membawa-berkah-episode-4 [online : Senin, 24 Agustus 2009] — Karena panik, Reynaldi lari terbirit-birit sambil dikejar Bramantyo. Namun karena bertabrakan dengan seorang pria misterius yang berpakaian hitam hitam, Bramantyo kehilangan jejak Reynaldi. Dengan kesal, pria itu masuk ke dalam rumah.

Meski tidak tahu soal kemunculan Reynaldi, Sherin merasa lega karena Bramantyo tidak menyakiti Aulia. Tiba-tiba, ia ditelepon oleh seseorang yang tidak diketahui identiasnya, yang berniat memberitahu sebuah rahasia. Belum sempat berbicara banyak, Endah muncul dan merebut telepon.

Secara refleks, Sherin menoleh ke arah luar rumah dan disana terlihat seorang pria sedang memegang ponsel. Keruan saja, Sherin langsung panik. Belakangan di kampus, kepanikan kembali dirasakannya saat breastpad yang dikenakannya jatuh dan menggelinding tepat di kaki Gerry.

Buru-buru pergi setelah mengambil breastpad, Sherin dikejar oleh Gerry dan terpojok setelah dirinya dikepung oleh Dina. Dalam keadaan bingung, Ranti muncul. Sempat berharap wanita itu bakal menolong, Sherin baru mengetahui tabiat Ranti, yang turut menjahati, sebenarnya.

Untungnya Sherin berhasil lolos dari Ranti, dan buru-buru membuang breastpad yang dikenakannya di toilet. Dari kejadian itu, Gerry menceritakan ke Ranti soal kecurigaannya kalau Sherin tidak dihamili oleh Andika melainkan oleh pria lain yang kemungkinan adalah pemandu wisatanya.

Di tempat lain, Salma secara mengejutkan menyatakan cinta pada Reynaldi. Sempat kaget, Reynaldi menolak cinta wanita itu karena perbedaan mereka yang terlalu jauh. Namun Salma memang keras kepala, ia bertekad untuk terus mendekati Reynaldi.

Saat yang ditunggu-tunggu itu akhirnya tiba, Andika bertemu Reynaldi di kafe dan berencana untuk memperkenalkan tunangannya pada sang sahabat baru. Baru saja setuju, tiba-tiba seorang pelayan menjatuhkan sesuatu ke baju Reynaldi sehingga pria itu memutuskan untuk membersihkan pakaiannya di toilet.

Di luar, Sherin baru saja hendak melangkahkan kakinya ke dalam kafe ketika tiba-tiba Ranti muncul dan menghalangi. Sambil mengancam, Ranti menyebut kalau wanita yang pantas untuk Andika adalah dirinya dan bukan Sherin. Setelah berkata demikian, Ranti bergegas masuk untuk menemui Andika. Di saat yang sama, Reynaldi keluar toilet.

Baru bertemu Andika, Sherin mulai gelisah dan berniat pergi secepatnya hingga Andika bingung. Begitu melihat sosok pria misterius muncul di depan pintu kafe, Sherin dengan panik langsung mengikuti orang itu. Andika berusaha mengejar sambil meminta Reynaldi menunggu, disusul oleh Ranti.

Sosok pria misterius tersebut akhirnya menelepon Sherin dan memberitahu soal bayinya yang masih hidup, kabar yang keruan saja membuat Sherin terperanjat. Berjanji bertemu di sebuah tempat karena masalah bayi Sherin bakal dibongkar ke Reynaldi, Sherin terus memohon pada orang yang tidak dikenalnya tersebut untuk bicara.

Mendadak, muncul Andika sehingga Sherin kaget dan semakin panik. Apalagi, Andika juga mendesak supaya pria misterius yang terus mengganggu Sherin tersebut untuk memberitahu hal apa yang sebenarnya terjadi.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 5

Tayang di Indosiar pada Rabu, 26 Agustus 2009 pkl. 02.25-03.28 WIB beroleh peringkat ke-119 Rating Harian dengan rating 1.5 dengan share 10.5% dan rerun pada Rabu, 26 Agustus 2009 pkl. 15.33-16.48 WIB beroleh peringkat ke-42 dengan rating 2.0 dengan share 17.0%

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/81866/anak-membawa-berkah-episode-5 [online : Selasa, 25 Agustus 2009] — Kejadian tersebut membuat Andika percaya pada Sherin, sementara Surya dimarahi habis-habisan oleh Ranti karena dianggap gagal menjalankan tugasnya untuk menghancurkan hubungan Sherin dan Andika.

Sherin sendiri masih penasaran soal keberadaan bayinya yang diduga masih hidup, dalam kebimbangannya ia menanyakan masalah itu pada orangtuanya. Namun, Bramantyo kembali meyakinkan kalau bayi Sherin sudah meninggal.

Dalam satu kesempatan, Bramantyo mengintimidasi Reynaldi supaya menjauh dari kehidupan Sherin dan memintanya untuk meninggalkan Jakarta bila ingin selamat. Memikirkan keselamatan bayinya, Reynaldi sempat berpikir untuk pergi, namun Salma berhasil mencegahnya.

Sempat bertemu dengan wanita bayaran yang sempat berhubungan intim dengan Reynaldi, Sherin semakin membenci pria yang telah memberinya seorang anak itu setelah wanita tersebut mengarang cerita yang begitu meyakinkan. Tidak cuma itu, Sherin juga diyakinkan kalau bayinya telah meninggal.

Tidak sabar menunggu, Andika mendesak Mila untuk segera menikahkan dirinya dengan Sherin, namun permintaan itu ditolak dengan tegas. Diam-diam, Andika merencanakan pernikahannya dan meminta bantuan Reynaldi.

Di hari pernikahannya dengan Andika, Sherin dikejutkan oleh pertemuannya dengan Reynaldi setelah sekian lama. Ia sangat membenci pria itu yang dianggap telah menghancurkan hidupnya, dan menangis pilu karena luka lamanya seolah terbuka kembali.

Kesedihannya makin bertambah ketika Mila muncul bersama Norma, Wina, Lasmi dan Ranti di pesta pernikahan. Mila marah besar karena merasa tidak dianggap oleh Andika dan keluarga Sherin, diam-diam ia mulai membenci sang rival. Sementara itu, Ranti melampiaskan kekecewaannya yang tidak berhasil mendapatkan Andika dengan menyiksa Sherin.

Cobaan bagi Sherin tidak berhenti sampai disitu, ia dijebak oleh seorang lelaki muda bernama Anton. Ketika datang bersama Mila, Norma, dan Wina untuk menjemput, Andika dikejutkan oleh keberadaan Sherin di kamar bersama Anton.

Kehadiran Andika juga membuat Sherin tidak kalah kaget, ia memohon agar pria itu mau mempercayainya. Namun sikap Andika ternyata sudah berubah, ia tidak lagi mau percaya pada Sherin sehingga wanita itu kaget setengah mati.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 6

Tayang di Indosiar pada Kamis, 27 Agustus 2009 pkl. 15.32-16.49 WIB beroleh peringkat ke-58 dengan rating 1.7 dengan share 13.2%

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/81900/anak-membawa-berkah-episode-6 [online : Rabu, 26 Agustus 2009] – Andika yang terbakar amarah nyaris membunuh Antoni kalau saja Sherin tidak mencegah. Karena ketakutan, Antoni akhirnya mengaku kalau dirinya hanyalah suruhan untuk menjebak Sherin. Ucapan itu membuat Andika terkejut sekaligus menyesal karena tidak mempercayai sang istri.

Menjelang malam pertama yang dinanti-nanti banyak orang, Sherin semakin tegang. Pasalnya, ia sangat takut kalau Andika tahu apa yang sebenarnya pernah terjadi pada diri wanita itu. Apalagi, Ranti tidak berhenti memfitnah Sherin.

Ranti langsung merasa berada diatas angin saat melihat foto Reynaldi yang hadir di acara pernikahan Sherin dan Andika, ia memaksa untuk bertemu Andika demi membuktikan kalau sang istri dan Reynaldi diam-diam menjalin hubungan terlarang.

 

Foto Anisa Sulandana Pemeran wina dalam Sinetron Anak Membawa Berkah

Foto Anisa Sulandana Pemeran wina dalam Sinetron Anak Membawa Berkah

Namun, kehadiran Wina malah membuat kacau rencana yang sudah disusun, ia menuduh Ranti sebagai tukang fitnah sehingga otomatis Sherin selamat. Di tempat lain, Norma sangat marah pada Antoni yang gagal menjebak Sherin, dan mulai menyusun rencana berikutnya.

Ketika hendak mengajar anak-anak di mushola seperti biasa, Sherin diculik oleh Antoni, namun untungnya Reynaldi muncul sebagai penyelamat. Bukannya berterima kasih, Sherin malah menuduh Reynaldi sebagai dalang kejadian tersebut. Momen kebersamaan keduanya terlihat oleh Andika, yang mulai ragu dan tidak percaya pada Sherin.

Keraguan tersebut terbawa sampai di rumah, Andika menolak tidur seranjang dengan Sherin. Hal itu dimanfaatkan Wina untuk semakin mendekati Andika, ditambah lagi Norma yang terus memfitnah Sherin dan menghasut Mila supaya Sherin dipisahkan dari Andika.

Karena tidak bisa menyuruh Andika meninggalkan Sherin, Mila meminta bantuan Bramantyo. Seandainya tidak berhasil melakukan hal tersebut, Mila mengancam bakal menarik semua pinjaman yang telah diberikan pada Bramantyo.

Bramantyo mulai menjalankan aksinya, ia meminta Sherin meninggalkan Andika. Namun sang putri menolak meski sudah terus dipaksa, sehingga Bramantyo menggunakan cara lain : mempertemukan Sherin dengan Reynaldi dan Aulia.

Bisa dibayangkan bagaimana terkejutnya Sherin saat Bramantyo memberitahunya kalau Aulia adalah anak kandung wanita itu. Reynaldi sendiri ternyata sudah tahu akan hal itu. Pertemuan mereka diketahui oleh Andika, yang kaget saat mendengar obrolan ketiganya.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 7B

Edisi Jumat, 28 Agustus 2009 pkl. 16.00 – 16.45 WIB

Dikutip dari http://www.indosiar.com/sinopsis/81941/anak-membawa-berkah-episode-7 [online : Jumat, 28 Agustus 2009] — Pertemuan Sherin, Bramantyo, Reynaldi dan Aulia disaksikan dari dekat oleh Andika. Meski tidak mendengar apa yang diperbincangkan, Andika mencurigai Sherin dan mulai berpikir kalau apa yang dikatakan Ranti adalah benar adanya.

Gagal memisahkan Sherin dan Andika membuat Bramantyo berang, ia berniat menceritakan kejadian sebenarnya soal sang putri yang sebelumnya sudah pernah melahirkan. Namun pada saat pria setengah baya itu sudah berada didepan Mila, Endah muncul dan berhasil membuat Bramantyo mengurungkan niatnya.

 

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 7 B

Edisi Senin, 31 Agustus 2009 pkl. 16.00 – 16.45 WIB

Jeng Lasmi dan Ranti dengan logatnya yang medok terus mengompori Jeng Mila agar membenci Sherin. Omongan mereka membuat Jeng Mila percaya. Sosok Sherin semakin tidak disukai oleh Mila, Norma, Wina dan Ranti, sampai pada satu kesempatan Mila menyeret sekaligus mengusir Sherin dari rumah. Bersama Norma, Jeng Mila mencaci maki dan mengusir Sherin.

Saat Sherin hendak melangkahkan kakinya, muncullah Andika. Ia minta Sherin masuk. Andika minta mamanya untuk tidak mengusir Sherin.

Kemudian Norma menyuruh Sherin secara paksa membersihkan kamar Norma. Saat Sherin beres, Wina menyemprotkan pewarna ke wig Norma supaya Sherin dimarahi.

Saat Norma masuk ke kamar ia berteriak histeris wignya rusak. Ia mencekik Sherin dan berharap Sherin membetulkan wignya sambil meninggalkan Sherin yang menangis. Saat Sherin membersihkan wignya Norma, muncul Wina yang dengan lagaknya bak tuan rumah menyuruh Sherin membersihkan kolam renang. Muncul niat jahat Wina menceburkan Sherin, malah ia sendiri tercebur.

Di tempat lain, Bramantyo berniat memisahkan Sherin dari Andika dengan cara apapun. Suatu hari, ia memergoki Ranti telah menculik Aulia untuk di tes DNA. Saat Ranti meninggalkan Aulia pada suster, dengan sigap Bramantyo membawa Aulia pulang. Sementara Ranti mau menjemput Sherin, di kampus Sherin juga tak hentinya diganggu Gerry. Untungnya, Sherin berhasil melepaskan cengkeraman Gerry.

Untuk menggoda sekaligus membuat Reynaldi menerima cintanya, Salma mendatangi rumah pria itu dengan pakaian yang sangat seksi. Namun aksi tersebut ternyata percuma, Reynaldi tetap pada pendiriannya sehingga Salma menangis dan keluar dari rumah. Secara tidak sengaja, Salma bertemu dengan Andre.

Pertemuan dengan Andre dimanfaatkan Salma untuk membuat Reynaldi cemburu. Oleh Reynaldi, wanita itu dilarang untuk berhubungan dengan Andre karena ia yakin pria itu bukan tipe yang baik untuk dijadikan pacar. Niat baik Reynaldi disalahartikan Salma, ia menduga larangan itu sebagai ungkapan rasa cemburu.

Salma rupanya tidak putus asa untuk mendapatkan cinta Reynaldi, ia menggunakan Aulia. Melihat eratnya Salma dan Reynaldi, Sherin mengingatkan wanita itu untuk menjauh karena Reynaldi adalah pria yang tidak bertanggung jawab. Ucapan itu kontan membuat Salma marah, Sherin dituding hanya mengada-ada.

Salma lalu meninggalkan Sherin di pintu gerbang rumahnya. Tak lama kemudian, Bramantyo menelpon Sherin untuk datang ke rumah. Ia meminta Sherin percaya kalau Aulia putrinya. Endah meminta Sherin tidak membenci Aulia dan bersedia menyusuinya. Tiba-tiba muncul Ranti dan merebut Aulia. Saat kabur membawa Aulia, kaki Sherin tersandung dan membuat Aulia masuk ke danau. Reynaldi yang kebetulan lewat, segera berlari dan menolong Aulia. Bisa dibayangkan, bagaimana kagetnya Reynaldi karena saat menepuk-nepuk dada Aulia, bayi itu sudah tidak bernapas.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 8

Edisi Selasa, 1 September 2009

Paniknya Sherin dan Reynaldi akan tenggelamnya Aulia membuat Andika semakin curiga dengan hubungan keduanya, apalagi ditambah hasutan Ranti dan masuknya mereka ke ruang UGD secara bersamaan.

Aulia sendiri akhirnya sembuh setelah mendapat perawatan. namun cobaan berat kembali dialami Sherin. Di rumah, Andika memaksanya untuk menceritakan kejadian sebenarnya dengan Reynaldi. Begitu Sherin menceritakan semuanya, Andika semakin marah dan kecewa.

Tidak cuma itu, ia juga sempat melabrak Reynaldi. Meski sempat membenci Sherin, Andika akhirnya bisa menerima sang istri apa adanya karena cinta yang begitu besar. Namun tidak demikian halnya dengan Mila, Norma dan Wina, Mila bahkan memaksa Andika untuk meneruskan pendidikan dokter di luar negeri.

Meski terlihat mulia, tujuan Mila yang sebenarnya ternyata adalah untuk memisahkan Sherin dan Andika. Tidak sadar akan strategi tersebut, Andika meminta Sherin tinggal dirumahnya serta meminta sang ibu Mila supaya tidak mengusir Sherin.

Sementara itu, Reynaldi sendiri juga pergi dari Jakarta dan hidup di tempat baru bersama buah hatinya Aulia. Demi menghidupi sang putri kesayangan, Reynaldi bekerja keras. Namun, ia juga sedih karena disaat anak-anak sebaya Aulia sudah bisa berjalan, sang putri belum bisa melakukannya.

Bahkan hingga memasuki usia 4 tahun, Aulia masih juga belum bisa berjalan. Reynaldi yang menyerah akhirnya membawa sang putri ke dokter. Oleh dokter, Reynaldi disarankan untuk ke Jakarta demi bertemu dengan ahli spesialis tulang.

Masih bertahan di rumah demi kesetiaan pada Andika, Sherin terus mendapat cobaan sepeninggal suaminya. Mila, Norma, WIna dan Ranti bergantian menyiksanya secara fisik dan batin. Ketika Andika muncul, kondisi Sherin sudah terlalu lemah sehingga pingsan dan harus dirawat. Di rumah sakit, Sherin kembali bertemu Aulia.

Diam-diam, Reynaldi sudah mengganti nama putrinya menjadi Jihan. Bisa dibayangkan, bagaimana kagetnya pria itu saat tahu dokter spesialis tulang yang bakal merawat Jihan adalah Andika. Ia makin pucat ketika Sherin dan Andika muncul dibelakangnya, Reynaldi kuatir bakal bertemu muka dengan kedua orang itu.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 9

Edisi Rabu, 2 September 2009

Jeng Mila sudah tak tahan lagi dengan janji Bramantyo untuk memisahkan Sherin dari Andika. Ia berniat mengambil semua pinjaman yang diberikan. Hal ini membuat Bramantyo shock dan terkena serangan jantung. Endah segera menelpon Sherin untuk datang ke rumah sakit.

Sherin dan Andika sama-sama saling menghubungi. Tapi, hanya nada sibuk yang terdengar. Hal ini dimanfaatkan oleh Ranti untuk menghasutnya. Seperti biasa ia mengatakan pada Andika kalau Sherin perempuan ga bener dan lagi ketemuan ama Rey.

Di rumah sakit, Sherin terkejut bertemu Jeng Mila dan menyebutnya ‘mama’. Dengan tegas, Jeng Mila mengingatkan Sherin untuk tidak sekali-kali menyebutnya mama, karena ia tak pernah menganggap Sherin anak menantunya.

Bramantyo dan Endah meminta Sherin untuk segera meninggalkan Andika. Tapi Sherin meminta maaf permintaan ayahnya tak bisa dipenuhi karena ia sudah berjanji untuk tetap setia pada Andika. Dengan nada menyesal, Bramantyo mengatakan tak ada gunanya Sherin di sini.

Saat Sherin pulang, ia mendapati Ranti tengah menghasut Andika. Sherin mengatakan pada Andika kalau ia baru saja jenguk ayahnya di RS. Ucapan Sherin itu didukung sekaligus dijatuhkan Jeng Mila. Dikatakannya pada Andika memang benar Bramantyo masuk RS, tapi ia tak melihat Sherin. Ini membuat Andika kecewa lalu kemudian ia melangkah meninggalkan ketiga wanita itu.

Ranti tak hentinya berusaha meretakkan hubungan Andika-Sherin. Saat ia menyiksa Sherin, ia menyelipkan foto Reynaldi dan putrinya ke dalam tas Sherin. Sherin yang tak sadar ulah Ranti segera menyusul Andika dan berusaha memberikan penjelasan. Betapa kagetnya Sherin saat Andika mengambil foto yang terselip dalam tasnya dan menunjukkan pada Sherin bahwa bukti itu cukup kuat. Ia tak memberi kesempatan sedetikpun untuk Sherin menjelaskan kesalahpahaman ini. Ranti yang melihat pertengkaran mereka, tertawa menang.

Sherin sedih kenapa suaminya tak percaya akan ucapannya. Kemudian ia memutuskan untuk tidak mengajar ngaji anak-anak di masjid lagi. Ternyata, Sherin mulai mengajar di International School dengan harapan ia mendapat kebahagiaan baru yang tak ia dapatkan selama ini di rumah.

Walaupun sedang puasa, Rey bekerja keras untuk membiayai sekolah Jihan meskipun teman-teman kerjanya mengejek dan impossible. Dengan ucapan bijak, Rey menimpali pemikiran dangkal teman-temannya.

Kepala sekolah memperkenalkan pada anak-anak bahwa Sherin guru baru mereka. Sherin terkejut saat gadis kecil yang terduduk di lantai itu anak yang ditemuinya di rumah sakit beberapa hari yang lalu. Sherin lalu menanyakan siapa nama anak berusia 5 tahun itu. Dengan cerdas dan ingat pesan dari ayahnya, Aulia menjawab kalau namanya Jihan. Sherin meminta teman-teman baru Jihan untuk tidak mengejek karena semua anak berhak mendapat perlakuan yang sama dan pendidikan yang layak.

Semangat dan kerja keras Rey berbuah hasil. Ia sangat bersyukur pada Sang Khalik. Namun, ujian di bulan Ramadhan harus ia lalui. Naas, saat ia sudah senang bisa membayar uang sekolah Jihan, 2 preman tengah mengikutinya dan merebut paksa uang hasil jerih payahnya. Rey dihajar 2 preman itu. Rey meratapi nasibnya sambil mengingat semangat belajar putrinya. Rey kemudian mendatangi kepala sekolah dan meminta maaf baru membayar setengahnya. Tapi ia berjanji, sisanya akan segera dilunasi. Ia akan bekerja lebih keras lagi agar putrinya mendapatkan pendidikan yang layak. (terharu banget scene yang ini, sosok ayah yang penuh tanggung jawab dan selalu mendukung agar masa depan putrinya cerah dan gemilang)

Setelah menyelesaikan urusannya dengan kepala sekolah, Rey pamit untuk menjemput putrinya.

Sementara itu, Jihan berniat memperkenalkan Sherin pada ayahnya. Dikatakan pada Sherin, Jihan kagum sekali dengan super dad-nya. Apakah Sherin bakal bertemu Rey ataukah ada halangan yang mempertemukan mereka? Temukan jawabannya di Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 10 Edisi Kamis, 3 September 2009 pukul 15.30-17.00 WIB.

Di samping Senin-Jumat, AMB juga hadir Minggu, lho!

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 10

Edisi Kamis, 3 September 2009 pkl. 16.00WIB

Endah memergoki Bramantyo yang ternyata sakitnya hanya pura-pura. Endah lalu meninggalkan Bramantyo dan bertemu Sherin yang hendak menjenguk. Dikatakannya pada Sherin, demi harta papanya bisa melakukan apapun dan membohongi mereka semua, termasuk keluarganya sendiri. Sherin kecewa kenapa papanya seperti itu.

Sherin lalu mengajar anak-anak di sekolah dengan penuh kasih sayang. Ia juga meminta anak-anak untuk tidak mengejek Jihan. Saat jam pulang sekolah, Sherin menanyakan nama ayah kandung Jihan. Emang dasar pintar, Jihan masih memberikan teka-teki biar nanti bu gurunya itu berkenal dengan ayah Jihan. Alangkah terkejutnya Sherin yang menjemput Jihan bukan ayah Jihan.

Pada malam hari, Rey berpamitan pada Jihan untuk bekerja. Jihan takut ayahnya sakit kalo terus-terusan bekerja siang malam. Dengan bijak dan sedikit menghibur, Rey berhasil menengangkan Jihan yang sempat rewel.

Pesona Rey membuat air mata Okky menetes. Okky hampir tak percaya ada orang yang bisa bikin air matanya jatuh. Ia lalu memanggil Rey yang hendak berangkat kerja. Dikatakannya, ia siap menjadi ibu buat Jihan. Okky berharap Rey tak menutup mata, bagaimanapun Jihan butuh seorang ibu.

Rey yang sedang sakit batuk tetap semangat bekerja mencuci mobil. Sementara di rumah, putrinya yang sholehah itu mendoakan akan keselamatan dan kesehatan ayahnya.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 11

Edisi Jumat, 4 September 2009 pkl. 15.30 WIB

Begitu Norma memberi jus yang telah dicampur racun, Mila langsung terjatuh ke lantai sebelum sempat meminumnya. Keruan saja, Wina dan Norma mengira kejadian itu adalah akibat reaksi dari racun pemberian mereka.

Keduanya mulai menunggu detik-detik kematian Mila namun saat hendak memastikan keadaan wanita yang terbujur pingsan itu, keduanya kaget karena Mila sudah tidak ada di kamar. Wina dan Norma langsung panik.

Oleh Ranti, Mila ternyata telah dibawa ke rumah sakit. Rupanya ada alasan kenapa Ranti bertindak demikian : untuk mendapat simpati Andika dan demi menyelamatkan Lasmi dari jeratan hutang bank.

Ranti mulai menghasut Andika dengan mengatakan kalau Mila telah diracuni oleh Sherin, Wina, dan Norma. Sempat terprovokasi dan menyalahkan Sherin, akhirnya terbukti kalau sang istri ternyata tidak bersalah. Pasalnya setelah diperiksa, Mila masuk rumah sakit bukan karena racun melainkan karena serangan jantung mendadak.

Selama Mila sakit, Ranti sama sekali tidak perduli, Wina dan Norma bahkan berusaha membunuh wanita yang tengah terbaring lemah di rumah sakit itu. Namun di hadapan Andika, trio Wina-Norma-Ranti bersikap seolah sangat perduli dengan Mila. Pada kenyataannya, hanya Sherin yang benar-benar setia merawat Mila yang sakit.

Ironisnya lagi, Andika malah percaya dengan hasutan Ranti-Wina-Norma sehingga menganggap Sherin sebagai istri yang tidak baik. Berbeda dengan Andika, Mila, yang belum sepenuhnya sadar, bisa merasakan kalau Sherin-lah yang telah merawatnya selama sakit.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 11 B

Edisi Minggu, 10 September 2009 pukul 15.50 WIB

Suatu hari Jihan dipaksa keluar dari ruang belajar dan nyaris saja dikeluarkan dari sekolah karena belum melunasi biaya. Untungnya, Sherin muncul dan berhasil menolong Jihan hingga bisa tetap bersekolah.

Oleh Bramantyo, Reynaldi diancam bakal dilaporkan ke Andika kalau Jihan adalah anak kandungnya bila tidak mau bekerja sama. Mau tidak mau Reynaldi terpaksa menurut, hingga Andika salah paham karena mengira Sherin masih berhubungan dengan Reynaldi.

Wina, Norma dan Ranti langsung mendesak Andika supaya segera menceraikan Sherin. Di luar dugaan, pembelaan justru datang dari Mila. Andika diminta untuk tetap bersama Sherin. Rupanya sejak kejadian di rumah sakit, Mila berubah baik karena sadar siapa yang hatinya tulus dan tidak.

Ranti sendiri akhirnya tahu kalau Jihan adalah anak Reynaldi, ia juga mulai menduga kalau Jihan ada hubungan dengan Sherin. Dengan sengaja, Ranti mengadakan acara buka bersama untuk menjebak Sherin dengan cara mempertemukan wanita itu dengan Andika dan Jihan. Sayang, rencana itu gagal.

Di sekolah, Jihan mengikuti lomba lari. Saat terjatuh, Reynaldi tidak menolong karena ada Sherin ditempat itu.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 11 C

Edisi Selasa,8 September 2009 pukul 15.30 WIB

Keruan saja, Jihan langsung marah pada sang ayah yang berpangku tangan. Berusaha mencari alasan, Reynaldi malah kelepasan bicara soal Jihan yang adalah anak kandung Sherin.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 12

Edisi Selasa,8 September 2009 pukul 15.30 WIB

Jeng Mila mencegah Ranti yang ingin merusak hubungan Andika-Sherin. Jeng Mila menegaskan pintu rumahnya akan tertutup rapat selamanya jika Ranti berani-berani lagi mencoba merusak hubungan Andika-Sherin.

Sherin mengikuti dari belakang kemana suaminya pergi. Di suatu tempat, ia melihat dari kejauhan suaminya tengah duel ama Rey

Rey memohon pada Andika, putrinya membutuhkan seorang ibu. Dan ibunya itu adalah Sherin. Karena terlalu cinta ama Sherin, Andika lalu menghajar Rey. Ia akan menceraikan Sherin jika terbukti putrinya Rey anak kandung Sherin.

Saat Andika berlalu, Sherin lalu memanggil Rey kenapa ia masih mengganggu kebahagiaannya. Rey lalu meninggalkan Sherin yang nangis terduduk saat melihat putrinya menuju mereka.

Sambil membersihkan luka ayahnya, anak pintar ini bertanya siapa wanita berjilbab tadi. Tiba-tiba Salma datang. Rey membentak Aulia hingga menangis karena ga nurut masuk kamar.

Salma lalu menghardik Rey pasti wanita itu ibunya Jihan dan sangat berarti dalam hidup Rey hingga ia ga membuka untuk wanita lain. Entah keberapa kalinya, Salma mengatakan siap untuk menjadi ibu bagi Jihan. Pembicaraan mereka didengar Okky. Pertengkaran antara Salma dan Okky tak terbendung saat Okky menyatakan ialah yang lebih pantas jadi ibu bagi Jihan dibanding wanita manja sok pamer kekayaan itu. Rey lalu masuk ke dalam rumah meninggalkan 2 wanita yang tengah bertengkar di halaman rumahnya.

Saat pulang ke rumah, Andika yang tengah kesal langsung duduk di kursi. Ranti segera menghampiri pria itu lalu mengomporinya agar segera mencari tahu kebenaran tentang anak Sherin. Andika yang sedang kalut dan ga bisa berpikir jernih mengiyakan apa saran Ranti. Sementara Ranti berganti baju muncul Wina yang membawakan jus untuk Andika berbuka. Tanpa curiga, Andika langsung meminum jus itu dan menyebabkan Andika tertidur. Hal ini tentu saja membuat Ranti berang. Ia langsung melabrak Wina yang telah menghambat rencananya. Pertengkaran ga bermutu antara Ranti-Wina dan Norma tak layak ditonton.

Esok harinya, Ranti dan Andika mencari data-data tentang riwayat Sherin melahirkan bayi. Namun, nihil.

Bramantyo yang culas dengan sigap meminta dokter yang pernah membantu persalinan Sherin mengatakan pada Andika kalau bayi Sherin meninggal dunia. Tidak mau melanggar kode etik kedokteran walaupun Bramantyo teman akrabnya, dr. Mahesa — dengan berbohong — bilang pada Andika kalau ia tak pernah membantu persalinan Sherin. Tentu saja, jawaban dokter itu membuat Andika kecewa.

Sementara Andika meneruskan pekerjaanya, Ranti pulang dan langsung melabrak Sherin. Ia ancam Sherin mengatakan sebenarnya. Tidak mendapat jawaban dari Sherin tak membuat Ranti kehabisan akal. Untuk kesekian kalinya, ia tegaskan kalau ia akan terus berusaha bikin hubungan Andika-Sherin berakhir dengan “perceraian”

Mencari ketenangan yang tak ia dapat di rumah gedongan itu karena selalu mendapat tekanan dari Ranti-Norma-Wina, sore itu Sherin pergi ke masjid tempat ia ngajar dulu. Ia kaget ketemu Jihan. Jihan yang polos mengatakan kalau ia dan ayahnya tinggal di daerah itu. Sementara Jihan kaget saat mendengar tujuan ibu gurunya datang ke masjid itu karena teringat bayi yang pernah disusui Sherin bernama Aulia.

Pulang dari masjid membuat Jihan nekat mencari petunjuk siapa ibu kandungnya. Ditemukan tersisip pada tumpukan baju sebuah foto pernikahan ayah-ibunya. Betapa terkejutnya Jihan saat tahu ibu kandungnya adalah Sherin “ibu guru cantik”. Jihan menangis :-( kecewa karena ayahnya tak mau mengatakan siapa ibu kandungnya dan kenapa tega memisahkan Jihan dengan ibu kandungnya.

Baru ditinggal ke dapur sebentar, Jihan sudah tak ada di ruang tamu. Ia langsung tengok ke beranda. Bersama Okky yang baru datang, Rey lalu mencari Jihan.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 13

Edisi Selasa,8 September 2009 pukul 15.30 WIB

Sambil menangis, Jihan berjalan cepat dengan kaki yang pincang sambil terus memegangi foto dengan erat.

Muncul bersama Oki, Reynaldi melihat sebuah truk berjalan ke arah Jihan dengan kecepatan tinggi. Nyaris saja putrinya tertabrak kalalu saja Reynaldi tidak menolong. Dengan suara pelan, Reynaldi meminta Jihan untuk tidak meninggalkannya.

Andika hendak mengadakan pesta di rumah untuk merayakan membaiknya hubungan dengan Sherin, ia meminta Ranti untuk mengurus semuanya. Niat jahat Ranti langsung muncul, ia menghadirkan wanita bayaran yang pernah disewa Bramantyo saat pesta untuk membuka rahasia Sherin dan Jihan.

Bisa ditebak, Andika kembali lebih mempercayai Ranti terutama setelah wanita itu nekat menyentuh bara api. Sherin sendiri belakangan tidak berani melakukannya untuk membuktikan kalau dirinya tidak bersalah. Apesnya lagi, Norma dan Wina juga ikut membantu Ranti.

Secara kebetulan, Jihan juga meminta supaya Sherin mau dipanggil dengan sebutan bunda. Sempat ragu, Sherin akhirnya setuju selama hal itu dilakukan saat tidak ada orang. Di sisi lain, Wina berusaha mendekati dan pura-pura tidur bersama Andika untuk membuat hubungan pria itu dengan Sherin kembali rusak.

Jihan begitu sedih melihat Reynaldi yang sedang sakit tetap bekerja. Bersama Oky dirinya mulai membuat rencana, Jihan bakal membantu Reynaldi menjual bunga di jalanan.

Di tempat itulah Jihan dihina oleh Yona sebagai tukang minta-minta, untungnya ia bertemu dengan seorang kakek yang baik. Ternyata kakek tersebut adalah orang suruhan Salma yang tidak tega melihat Jihan berjualan, ia langsung memborong semua bunga.

Sementara itu, Salma dan Oki malah terus berselisih paham karena keduanya berniat mendapatkan cinta Reynaldi. Sayang, pria yang diincar tetap teguh pada pendiriannya. Reynaldi sendiri sempat nyaris berpapasan dengan Sherin saat keduanya bertabrakan, namun untungnya pria itu bisa menghindar.

Reynaldi sempat keheranan melihat Jihan kerap memberinya uang setiap hari, ia tidak sadar kalau sang putri berbohong. Suatu hari, muncul Yona yang menyebut Jihan telah mencuri uangnya. Sudah tentu, Reynaldi langsung marah besar.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 14

Edisi Rabu,9 September 2009 pukul 15.30 WIB

Reynaldi begitu kaget mendengar Jihan disebut telah mencuri uang Susan, ia sempat berniat mengusir sang putri dari rumah.

Oki akhirnya tidak bisa lagi menahan rahasia, ia memberitahu Reynaldi kalau Jihan tidak mencuri uang melainkan mendapatkannya dari berjualan bunga sebelum berangkat ke sekolah. Reynaldi yang kaget langsung meminta maaf pada sang putri.

Sementara itu di tempat lain, Ranti terus mengompori Andika soal bayi Sherin yang masih hidup. Mau tidak mau bila itu terjadi, Andika harus memenuhi janjinya menceraikan Sherin dan mengembalikan wanita itu ke Reynaldi.

Kepada Mila, Reynaldi menyatakan niatnya untuk menceraikan Sherin mesti dirinya sendiri sebenarnya masih ragu. Di luar dugaan, Mila malah meyakinkan Andika kalau bayi Sherin sudah meninggal, dan meminta Andika untuk melihat dengan mata kepala sendiri.

Tidak berbeda dari Andika, Sherin juga mempunyai niat yang sama yaitu mencari kebenaran tentang bayinya. Endah nyaris saja memberitahu kalau bayi Sherin masih hidup, namun Bramantyo keburu muncul untuk menghalangi. Ketika hendak memberitahu hal yang sama, tiba-tiba Bramantyo ditarik Mila.

Mila mengatakan bakal menarik semua ancamannya, malah ia berpikir untuk menyatukan Sherin dan Andika. Keruan saja Bramantyo kaget mendengar perubahan itu, akhirnya ia kembali ke misi awal yaitu membuat kuburan palsu supaya Sherin percaya kalau bayinya telah mati. Kejadian itu juga direkam oleh orang suruhan Andika.

Dari situ, Andika percaya kalau anak Sherin telah mati dan tidak jadi menceraikan istrinya. Tahu kalau Andika sudah dikendalikan Ranti, Norma dan Wina marah besar. Mereka berencana memberi obat pencuci perut sebagai pelajaran, namun Ranti yang sudah keburu tahu berhasil mengelak sehingga obat tersebut malah termakan oleh Sherin.

Saat perlombaan storytelling di sekolah, Jihan memaksa Reynaldi untuk datang melihat. Oleh Oki, diingatkan kalau Andika juga bakal ada disana. Mau tidak mau Reynaldi harus menyamar, ia nyaris saja ketahuan Andika yang duduk di sebelahnya. Untungnya hal itu tidak terjadi, karena Sherin mendadak pingsan.

Diam-diam, Oki mengompori Jihan supaya mau berkorban demi Reynaldi yang telah bekerja mati-matian siang dan malam untuk perawatan kaki dan sekolah putrinya. Tidak cuma Jihan, Oki juga sukses merayu Andika supaya mau mengadopsi Jihan.

Keruan saja Jihan kaget, ia mengaku tidak bisa memutuskan sendiri dan harus bertanya pada ibunya Sherin. Saat itu, Sherin tengah berada di UGD karena dehidrasi total, namun ia menolak disuntik karena tidak mau puasanya batal.

Saat waktu berbuka puasa tiba, semua sudah terlambat. Kondisi Sherin langsung menurun drastis dan kondisinya makin mengkuatirkan. Bahkan, Sherin sempat terkesan seperti orang yang telah meninggal.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 15

Edisi Kamis,10 September 2009 pukul 15.30 WIB

Andika dan Jihan sangat terkejut melihat tangan Sherin lemas terkulai tak berdaya di atas ranjang

Kepanikan melanda dokter dan para suster, mereka berusaha melakukan tindakan penyelamatan. Semua sempat mengira Sherin telah meninggal, yang membuat Norma-Wina-Ranti senang, namun ternyata TUHAN masih mengasihi Sherin.

Diam-diam, Oki mulai menyusun rencana supaya Jihan diadopsi pasangan Andika-Sherin. Reynaldi sempat bingung tentang apa yang harus dilakukan, ia berusaha mengelak namun sadar kalau ucapan Oki benar. Dengan diadopsi, Jihan akan mendapatkan semua yang dibutuhkan mulai dari perawatan hingga sekolah.

Reynaldi juga tahu kalau Jihan membutuhkan semua hal tersebut, namun Salma yang paling keras menentang bila Jihan diadopsi Andika. Saat bekerja di kantor, pikiran Reynaldi kosong karena seolah mendengar ucapan-ucapan Jihan kembali.

Sang putri sempat mengaku rela diadopsi dan semua itu dilakukan demi Reynaldi. Mengira Jihan menginginkan barang-barang bagus dan mainan, Reynaldi sampai nekat mencuri di sebuah toko.

Tiba di rumah, badan Sherin masih agak lemas. Ranti yang membawakan tas Sherin sempat berencana mengunci wanita itu di gudang sambil menjebak Norma dan Wina, sayangnya rencana itu gagal karena keburu ketahuan Wina.

Di sekolah, Jihan lagi-lagi difitna oleh Yona. Bahkan untuk menguatkan tuduhan, gadis cilik itu sampai menyuap teman-temannya dengan coklat. Akibatnya, Jihan nyaris saja dikeluarkan dari sekolah kalau saja seorang guru tidak muncul untuk membela.

Setelah berpikir panjang dan berkat bujukan Oki, Reynaldi akhirnya setuju dengan rencana pengadopsian Jihan. Keputusan itu membuat Salma sangat marah pada Oki, pasalnya ia tidak ingin melihat Reynaldi sedih.

Di hari adopsi, Jihan dan Oki membawa seorang ayah palsu untuk menipu Andika. Saat tipuan tersebut nyaris berhasil, tiba-tiba Salma muncul dan tertawa. Bisa dibayangkan, apa jadinya bila wanita itu buka mulut.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 16 A

Edisi Jumat, 11 September 2009 pukul 15.30 WIB

Wajah semuanya langsung tegang karena mengira Salma bakal buka mulut soal Rommi yang bukan ayah kandung Jihan.

Untungnya, Salma malah menguatkan keterangan Oki bahwa Rommi adalah ayah kandung Jihan, sehingga semuanya lega. Namun, ucapan itu tidak dipercaya begitu saja oleh Ranti, yang menduga kalau Salma berbohong.

Ranti tetap mencurigai kalau Jihan adalah anak Reynaldi, pasalnya ia sempat melihat keduanya di panti asuhan. Diam-diam, Ranti memutuskan untuk mencaritahu keberadaan rumah Reynaldi. Usahanya membuahkan hasil, rumah Reynaldi ditemukan.

Mendengar rencana Ranti, Oki dan Salma bekerja sama untuk menghalangi. Dengan sengaja, Ranti membawa Andika ke tempat Reynaldi untuk bisa bertemu dengan si empunya rumah. Namun, rencana tersebut berantakan sehingga Ranti marah besar.

Untuk menjauhkan Romi dari pelacakan, Oki membayar pria itu supaya meninggalkan Jakarta untuk sementara waktu. Salma berusaha menahan, ia siap membayar Rommi dengan jumlah yang lebih besar bila mau mengambil kembali Jihan dari Andika.

Pasalnya, Salma tidak tega melihat keadaan Reynaldi yang dianggap tidak bisa hidup tanpa Jihan. Rencana itu tidak berhasil, Oki malah marah padanya karena takut usahanya memisahkan Reynaldi dengan Jihan berantakan. Dengan sedih, Reynaldi dan Jihan menghabiskan waktu bersama untuk terakhir kalinya.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 16 B

Edisi Minggu,12 September 2009 pukul 15.50 WIB

Keesokan harinya, Jihan resmi tinggal di rumah Andika dan Sherin. Norma dan Wina tidak tinggal diam, mereka menyusun rencana supaya Jihan tidak betah dan pergi dari rumah itu. Sayangnya rencana jahat tersebut tidak berhasil.

Belakangan, Sherin mulai merasa kalau Jihan telah berbohong soal identitas ayah kandungnya Rommi yang disebut bisu. Padahal, Sherin pernah mencuri dengar Jihan berbicara dengan ayahnya di telepon saat Reynaldi tidak mau makan akibat memikirkan Jihan.

Keruan saja, Sherin makin curiga pada Jihan namun berusaha menepis kecurigaan tersebut. Ketika wanita itu mimpi buruk, tanpa sengaja Jihan keceplosan bicara soal sang ayah. Untungnya Jihan cerdik, ia bisa menutupi kesalahannya.

 

Foto Affandi dan Alea Azura Pemeran Reynaldi dan Oki dalam Sinetron Anak Membawa Berkah

Foto Affandi dan Alea Azura Pemeran Reynaldi dan Oki dalam Sinetron Anak Membawa Berkah

Saat sahur tiba, Reynaldi tidak bisa menahan kerinduan dan memutuskan untuk mendatangi Jihan di rumah Andika. Oki yang berusaha menahan tidak berhasil, ia tidak perduli lagi kalaupun Sherin dan Andika tahu bahwa Jihan adalah anaknya. SUasana semakin tegang.

Dari dalam rumah, Jihan kaget melihat Reynaldi melambaikan tangan dari kejauhan. Dengan raut wajah sedih, Jihan membalas lambaian tersebut. Sherin yang melihat semuanya mulai curiga.

Memutuskan untuk mendekat, Sherin mengira orang itu adalah Reynaldi dan berteriak memanggil. Orang tersebut langsung berhenti, Sherin mendekati pria tersebut dengan perasaan berdebar-debar.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 17

Edisi Senin,13 September 2009 pukul 15.30 WIB

Nyaris saja Sherin bertatap muka dengan Reynaldi, namun Oki muncul sebagai penyelamat dengan berpakaian seperti laki-laki.

Menggunakan kesempatan, Wina berusaha mempengaruhi Jihan dengan menyebut Sherin bukan wanita baik-baik. Sempat terpengaruh, Jihan akhirnya sadar kalau Sherin tidak seperti yang dikatakan Wina. Norma yang sempat senang akhirnya malah kesal dengan Wina.

Di sekolah, Yona terus meledek Jihan yang telah diadopsi Sherin hingga keduanya dipanggil ke kantor kepala sekolah. Sherin yang kaget berusaha menanyai Jihan, namun gadis kecil itu bungkam karena memang dirinya tidak bersalah. Keadaan makin rumit ketika wakil kepala sekolah yang jahat mendesak Sherin untuk menghukum Jihan

Namun karena tahu kalau gadis kecil itu jujur, Sherin tidak menghukumnya. Kepala sekolah yang sudah termakan hasutan sang wakil menyebut Sherin berlaku berat sebelah karena Jihan adalah anak adopsinya, dan menasehati wanita itu agar bisa memisahkan urusan pribadi dan pekerjaan.

Berniat membakar jilbab Sherin diatas kompor, Ranti kepergok oleh Jihan dan ia langsung berpura-pura baik. Jihan sendiri sebenarnya sudah tahu akan kejahatan Ranti, apalagi wanita itu memaksa Andika melaporkan istrinya sendiri ke kantor polisi dan bahkan melarang Sherin ikut berjalan-jalan ke mal.

Andika sempat setuju saat Ranti memaksanya untuk buka puasa bersama, namun pendiriannya berubah saat mendengar cerita Jihan kalau wanita itu nyaris saja hendak membakar jilbab Sherin. Andika yang marah akhirnya memutuskan untuk buka puasa bersama Sherin dan Jihan.

Berbeda dengan Mila yang gembira melihat Andika menghabiskan waktu bersama keluarganya, Ranti semakin kesal melihat kedekatan Sherin, Jihan, dan Andika. Apalagi ketika itu Ranti telah menunggu di restoran, namun Andika ternyata tidak datang.

Untuk membongkar hubungan Sherin dan Jihan, Ranti mengajak Bramantyo bekerja sama dengan ancaman bakal langsung mengusir sang putri bila kekayaan Mila jatuh ketangannya. Bramantyo juga diiming-imingi saham perusahaan, namun bakal jadi gembel bila tidak membantu.

Kesal dengan kesombongan Ranti, Bramantyo pura-pura setuju meski sebenarnya punya rencana lain. Obrolan itu terdengar oleh Endah yang langsung marah dan menasehati sang suami, namun Bramantyo sudah tidak perduli lagi.

Oleh Ranti, Salma dibuat salah paham dengan mengira Jihan mendapat perlakuan semena-mena, dan langsung memberitahu Reynaldi. Tidak terima Jihan dijadikan budak, Reynaldi bertekad membawanya pulang. Ia sempat diam-diam menemui Jihan, namun nyaris saja ketahuan Sherin. Bahkan, ia sempat dikejar Ranti saat pulang.

Ketika keluarga Andika berbuka puasa di restoran, mereka bertemu Reynaldi yang pura-pura mabuk. Pria itu berpura-pura meracau dengan menyebut telah memanfaatkan Jihan untuk mendapatkan uang dari keluarga Andika. Keruan saja semua kaget mendengarnya, Andika sangat marah mendengar ucapan Reynaldi.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 18

Edisi Selasa,14 September 2009 pukul 15.30 WIB

Dengan berpura-pura sedang mabuk, Reynaldi akhirnya berhasil mendapatkan Jihan kembali.

Begitu mengetahui kalau Jihan adalah anak kandung Reynaldi, sikap Sherin dan Andika terhadap gadis kecil itu langsung berubah menjadi antipati. Bahkan, Andika tidak mau lagi menerima Jihan sebagai pasien.

Norma berusaha menghasut Mila dengan mengatakan kalau Jihan adalah anak kandung Reynaldi, namun Mila yang tidak percaya malah mengusir Norma dari rumah karena dianggap sebagai biang keladi. Mila baru luluh setelah Wina memohon, padahal Norma masih menyimpan dendam serta rencana licik untuk menghancurkan Sherin dan Mila.

Begitu tahu kalau Jihan tidak pernah diperlakukan bagai pembantu seperti yang diduga sebelumnya, Reynaldi sangat menyesal telah membawa kembali Jihan. Rasa bersalahnya makin menjadi ketika kaki Jihan mulai terasa sakit dan membutuhkan perawatan medis dari Andika.

Meski sudah memohon dengan berurai air mata supaya Andika mau kembali merawat Jihan, suami Sherin itu bergeming. Andika tetap pada pendiriannya karena sangat membenci Reynaldi. Aksi itu membuat Salma marah, pertengkaran keduanya pecah. Namun, Andika tetap menolak merawat Jihan.

Andika terus-menerus dihasut Ranti soal Jihan yang adalah anak kandung Sherin, namun pria itu tetap tidak percaya. Demi membuktikan ucapannya, Ranti mengajak Andika ke tempat dimana Sherin mengaji, dimana wanita itu terkesan memiliki hubungan dekat dengan Jihan dan Reynaldi.

Salah sangka dan sempat marah, kemarahan Andika berhasil diredam oleh Mila, yang memintanya melakukan bulan madu kedua bersama Sherin. Langsung setuju, Andika sengaja mematikan ponselnya atas permintaan Mila supaya tidak ada gangguan dari siapapun.

Ranti yang kebakaran jenggot saat tahu Andika dan Sherin pergi berbulan madu makin kesal karena tidak bisa mengetahui keberadaan mereka, ia mulai menyusun rencana licik dengan cara memperalat Jihan dan Reynaldi untuk mengetahui keberadaan Andika dan Sherin.

Andika sendiri berniat memulai hidup baru dengan Sherin, ia sengaja memberi kejutan malam pertama yang selama ini tertunda. Saat hendak mengambil bunga untuk Sherin, Andika terkejut melihat Ranti sedang tergeletak dalam keadaan sakau dikamarnya.

Kuatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Andika berinisiatif menolong Ranti dengan membawanya ke tempat tidur. Tak lama kemudian Sherin masuk, dan terkejut melihat Andika dan Ranti berada diatas ranjang.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 19

Edisi Rabu,15 September 2009 pukul 15.30 WIB

Sherin sangat kaget melihat Andika dan Ranti seolah tengah tidur bareng diatas kasur.

Andika berusaha menjelaskan kalau dirinya tidak tahu apa-apa, namun Sherin tidak percaya. Meminta Ranti bicara jujur, wanita itu malah memutarbalikkan fakta. Andika yang marah mengancam bakal mengusirnya dari rumah, hingga Ranti tak berkutik.

Ranti sendiri sangat kesal karena meski Reynaldi sudah mengaku kalau Jihan adalah putrinya di depan Andika, hal itu tidak membuat hubungan Andika dan Sherin merenggang namun malah sebaliknya. Karena itu, ia bertekad untuk membuka siapa identitas ibu kandung Jihan.

Ranti memulai taktiknya dengan menyebarkan berita kalau Jihan adalah penipu, akibatnya kepala sekolah nyaris saja mengeluarkan gadis cilik itu. Datang ke sekolah untuk membela putrinya, Reynaldi malah kelepasan bicara kalau Jihan adalah putri Sherin. Ranti sempat kaget, namun Reynaldi bisa menepis kecurigaan wanita itu.

Sherin sendiri akhirnya membela Jihan, hal itu menjadi titik awalnya menerima Jihan sebagai murid meski gadis cilik itu adalah putri Reynaldi yang dibencinya. Ranti terus berusaha mengompori Andika dan Mila kalau Jihan adalah putri kandung Sherin, namun tidak ada yang mempercayai ucapannya.

Ucapan Ranti awalnya ditolak Sherin, namun lama-kelamaan wanita itu mulai ragu. Sementara itu, Andika juga mulai menangkap sinyal akan adanya hubungan Sherin dan Jihan. Semua mulai terungkap ketika Ranti mengantar Norma yang dipatuk ular ke rumah sakit, disana ia bertemu dengan Bramantyo dan dokter yang pernah menangani Sherin.

Ranti sangat kaget saat sang dokter mengatakan dirinya adalah saksi kunci kalau bayi Sherin masih hidup, ia berusaha merayu pria itu agar mau bersaksi di hadapan Andika dan Mila. Dokter itu setuju, pasalnya Ranti mengatakan bahwa bila rahasia itu terbongkar, maka Sherin bisa kembali ke Reynaldi dan Jihan untuk hidup bahagia.

Terus bergerak, Ranti mendatangi Jihan untuk memberitahu identitasnya sebagai putri kandung Sherin. Namun di sana, ia malah bertemu Ibu Sayidah, dan memintanya mengajak Jihan untuk datang ke rumah Andika. Alasannya selain untuk bersaksi, Ranti mengatakan kalau Sherin menderita selama tinggal bersama Andika.

Awalnya Ibu Sayidah tidak percaya, namun ia langsung berubah pikiran saat mendengar penuturan Jihan kalau gadis cilik itu pernah melihat Norma dan Wina menyiksa Sherin. Ibu Sayidah akhirnya mengiyakan tawaran Ranti, ia bakal bersaksi di hadapan Andika saat buka puasa tiba.

Saat yang dinanti itu datang juga, Ranti mengatakan pada Sherin dan Andika bakal mendatangkan saksi yang punya informasi soal bayi Sherin yang ternyata masih hidup. Satu-persatu bermunculan mulai dari Bramantyo, Jihan, Ibu Sayidah, Oki, hingga dokter yang pernah menangani Sherin. Suasana mulai tegang.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 20

Edisi Kamis,16 September 2009 pukul 15.30 WIB

Ucapan Ranti pada Sherin dan Andika kalau dirinya bakal membawa bukti kuat tentang bayi Sherin yang masih hidup membuat semuanya tegang.

Sebelum para saksi yang hadir bicara, Mila mampu mengendalikan keadaan dengan menyebut menerima Sherin meski apapun yang terjadi. Siapa sangka, ucapan itu juga diikuti oleh Andika.

Ucapan tersebut membuat Bramantyo senang, ia membisikkan ke dokter untuk tidak memberitahu yang sebenarnya. Mengangguk tanda setuju, baik dokter maupun Jihan batal untuk bicara tentang hal yang sebenarnya.

Perubahan tersebut membuat Ranti murka, ia tidak menyangka semua rencana yang telah disusunnya berantakan. Kembali merencanakan sesuatu, ia bersumpah bakal membalas Sherin dan tidak akan membiarkan hidup wanita itu bahagia. Kepada Andika, Ranti berbohong kalau dirinya diteror oleh pria hidung belang.

Andika yang diminta untuk melindungi langsung menyanggupi. Ranti menyuruh Andika mengusir Ranti karena tahu wanita itu bakal menghancurkan rumah tangga putranya, namun Andika menolak.

Di tempat lain, Reynaldi tengah kebingungan karena Jihan terus-menerus mengeluh sakit. Yang menjadi masalah, gadis cilik itu tidak bisa dibawa ke Andika karena pria itu tengah memusuhi Reynaldi dan Jihan.

Saat Mila pergi selama beberapa hari, Ranti menjalankan rencana liciknya bersama Norma dan Wina dengan mempertemukan Sherin dengan Reynaldi dan Jihan. Ketiganya memotret pertemuan tersebut. Keruan saja Andika marah ketika foto-foto itu ditunjukkan, karena Sherin pernah berjanji tidak akan menemui Reynaldi dan Jihan lagi.

Sherin cuma bisa menangis sedih ketika Ranti mengusirnya dari rumah. Saat Sherin tidak ada, Andika merasakan frustrasi dan dilema mendalam. Saat itulah Ranti berusaha menghibur. Taktik untuk mendapat perhatian Andika tersebut berhasil, Andika merasa Ranti mampu mengerti perasaannya.

Didatangi oleh Sherin, Ibu Sayidah berencana menyuruh Reynaldi menemui Andika dan meminta pria itu melepaskan Sherin. Ucapan itu keruan membuat Sherin kaget, ia langsung buru-buru pergi.

Begitu tahu Sherin menghilang, Mila yang kaget langsung mengusir Ranti dari rumah. Namun Andika yang telah termakan tipu-daya Ranti langsung membela wanita itu, dan menyebut bakal ikut pergi bila sang ibu kukuh dengan keputusannya. Ucapan tersebut langsung membuat Mila tak berkutik.

Di saat semua orang mencari dirinya, Sherin malah terkatung-katung di jalanan. Sementara itu, Reynaldi, yang tidak bisa lagi melihat Jihan menderita, memutuskan untuk meminta bantuan Andika. Setelah bicara panjang-lebar, Andika menyadari kesalahannya dan mau mengobati kaki Jihan.

Dalam keadaan bingung, Sherin malah dituduh mencuri kotak amal di mesjid. Meski mencoba memberi penjelasan, ucapannya tidak digubris. Saat penduduk hendak melaporkannya ke ketua RT setempat, Wina bersama Norma dan Mila datang ke mesjid itu.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 21 A

Edisi Jumat,18 September 2009 pukul 15:46-16:27 WIB

Sherin dituduh warga mencuri kotak amal masjid. Jeng Mila yang kebetulan mau tarawih di masjid tersebut terkejut melihat Sherin dihakimi warga. Saat hendak menolong Sherin, Jeng Mila dihalang-halangi oleh dua wanita sok bule itu. Saat Jeng Mila berhasil melepaskan tangannya dari Wina-Norma, Sherin udah tak ada di tempat. Segera ia berlari dan bertanya pada beberapa warga tentang wanita mungil yang cantik itu. Alangkah terkejutnya Jeng Mila kalau wanita yang disebutkan ciri-cirinya itu dituduh warga mencuri kotak amal masjid.

Jeng Mila ngasih pengumuman kepada warga bagi siapapun yang berhasil menemukan Sherin bakal diberikan imbalan yang sangat besar. Selain Jeng Mila yang khawatir, Reynaldi lebih-lebih. Karena Jihan terus merengek-rengek pengin ketemu bundanya. Malah Reynaldi sempat salah mengenali wanita berjilbab yang dikiranya Sherin.

Saat Rey dan Jihan sibuk mencari Sherin, mereka bertemu Andika dan Ranti. Andika yang kesal hendak memukul Rey. Tapi insiden itu gagal, karena Jihan segera datang melerai.

Suatu sore, Susan Cs mengejek Jihan yang sedang berjualan kolak dan kue. Untungnya, Oki segera muncul dan memperingatkan Susan Cs untuk tidak pernah mengganggu Jihan lagi. Saat Susan Cs pergi, Oki membeberkan perasaannya kalau ia ingin jadi ibu bagi Jihan. Dengan polos, Jihan mengiyakan – membolehkan Oki maupun Salma untuk jadi istri Rey.

Rey lalu menegur putrinya untuk tidak berkata seperti itu.

Salma langsung melabrak Oki yang telah mempengaruhi pikiran Jihan. Rey yang tak ingin perkembangan jiwa putrinya terganggu, meminta kedua wanita itu segera pulang.

Akhirnya, Salma menemukan Sherin sedang menangis terduduk. Salma bilang pada Sherin kalau ia percaya Sherin tak bersalah. Lalu ia mengajak Sherin pulang ke rumah.

Saat Andika-Ranti pulang, Salma langsung mendatangi mereka. Karena Ranti terus-terusan menjelek-jelekan Sherin, pertengkaran Salma-Ranti pun tak dapat dihindarkan. Kemudian Sherin muncul. Alangkah kagetnya mereka mendengar ucapan Andika yang tak pernah menulis surat mengusir Sherin karena kedapatan tengah mencium Rey sewaktu di resto. Tiba-tiba muncul Jihan membela Sherin yang tak bersalah. Andika yang kesal, berlalu meninggalkan mereka.

Sementara itu, Rey yang tak mendapati Jihan di kamar kebingungan dan segera menyusul ke kediaman Mila.

Alangkah terkejutnya Sherin saat mendengar dari mulut Jihan, ia adalah ibu kandungnya. Ranti yang kebetulan mendengar, membenarkan ucapannya beberapa waktu lalu. Sherin yang tak mempercayai itu menjauh dan mengusir Jihan. Di saat itu, muncullah Rey yang segera menggendong putrinya. Sherin marah pada Rey kenapa ia masih saja terus-terusan mengganggui kehidupannya. Dengan tegas, Rey hanya menginginkan putrinya kembali.

Sinopsis Anak Membawa Berkah Episode 22

 

Edisi Rabu,23 September 2009 pukul 15:30 WIB

Keinginan Reynaldi untuk mengambil Sherin ditentang Mila, wanita itu menjanjikan Sherin bakal baik-baik saja dirumahnya.

Kebaikan hati Reynaldi disalahartikan oleh Sherin, ia mengira pria itu masih berusaha mengganggu kehidupannya. Tidak cuma Reynaldi, Sherin juga melampiaskan kemarahannay dengan membenci Jihan.

Ucapan Sherin kalau Jihan telah menghancurkan hidupnya keruan saja membuat gadis cilik itu kaget. Untungnya, belakangan Sherin tersadar dan mau membuka hatinya untuk memaafkan Reynaldi dan Jihan.

Terus berdoa untuk keselamatan Andika, Sherin masih berharap sang suami belum meninggal. Andika sendiri sebenarnya masih hidup, ia terdampar di sebuah pulau terpencil dan ditemukan oleh Nayla. Nayla jugalah yang terus merawat Andika, yang tidak sadar, dengan telaten.

Keadaan Sherin di rumah Mila paska kepergian Andika membuat Endah kuatir dan berniat mengambilnya, namun lagi-lagi Mila menolak. Sebaliknya, Ranti malah memprovokasi Sherin supaya pulang ke rumah orangtuanya, bahkan ia menyebut tengah hamil anak Andika.

Ucapan itu keruan saja membuat Bramantyo berang, ia meminta Ranti dites untuk mengetahui dirinya hamil atau tidak. Giliran Ranti yang panik, namun hasil tes membuktikan kalau wanita licik itu memang hamil. Semuanya langsung kaget, tanpa tahu semua adalah rekayasa Ranti yang berhasil menukar hasil tes.

Jihan, yang masih diragukan Sherin sebagai putrinya, masih menaruh harapan bisa memiliki keluarga lengkap dengan kehadiran Sherin sebagai ibu, namun impian itu pupus saat tahu wanita itu tengah mengandung anak Andika.

Mila yang semula lebih memperhatikan Ranti langsung berubah, ia begitu telaten merawat Sherin yang tengah mengandung anak Andika. Keruan saja hal itu mebuat Ranti makin membenci Sherin, begitu pula dengan Norma dan Wina. Setiap ada kesempatan, Ranti berusaha menyiksa Sherin.

Setelah koma selama enam bulan, Andika akhirnya sadar. Attar, keponakan Nayla yang ditinggal mati ibu kandungnya, langsung berteriak bahagia, rupanya ia menganggap Andika sebagai ayah kandungnya Fajar yang telah lama menghilang.

Diam-diam Nayla mencintai Andika, hal ini diketahui oleh Hakim. Berharap keduanya bisa menikah dan menjadi ayah Attar, Hakim sempat ragu kalau niatnya bakal sukses. Siapa sangka, Andika malah langsung mengiyakan.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 23

Edisi Kamis,24 September 2009 pukul 15:38-16:58 WIB

Tiap ada kesempatan, Ranti selalu berusaha menyakiti Sherin. Kali ini wanita culas itu menumpahkan sebotol minyak goreng ke lantai dengan harapan Sherin keguguran. Saat Sherin hendak melintas, ponsel Sherin berdering. Ranti yang tak mendengar jeritan Sherin terpeleset segera menuju TKP. Senjata makan tuan. Ranti terpeleset. Sherin yang hendak menolong Ranti malah dianiaya. Dari kejauhan, dua wanita sok bulè menyaksikan ini dengan senyuman lebar. Puas menyakiti Sherin, Ranti lalu meninggalkan wanita malang itu. Beberapa menit kemudian, muncul ibu Sayidah dan segera mencari bantuan dan membawa Sherin ke rumah sakit. Karena paniknya, ibu Sayidah juga menelpon nak Aldi. Reynaldi yang datang ke RS disambut dingin Salma. Tapi demi menjaga dan menghormati amanah kakaknya, Salma tetap mempertahankan Sherin tinggal di kediamannya. Akhirnya, Sherin diperbolehkan pulang. Tante Norma berpura-pura baik telaten merawat Sherin. Sementara Salma pusing melihat Ranti dan Wina yang selalu ribut.

Suatu malam, Wina menelpon Sherin bahwa Andika masih hidup. Percaya dengan si penelpon misterius itu, Sherin berteriak-teriak macam orang gila mencari Andika. Hampir saja Sherin ketabrak mobil Satya.

Tokoh Satya ini diperankan oleh Arif Rahman, pemeran Iqbal dalam film Syahadat Cinta.

Saat mendengar ucapan Sherin, Satya lalu memulangkan Sherin yang seperti orang linglung. Pada Salma, Satya mengatakan kalau ia bukan selingkuhan baru Sherin seperti yang dituduhkan Ranti, melainkan ia adalah sahabat dr. Andika waktu sama-sama belajar di negeri Paman Sam. Tak tahu ternyata Andika masih hidup, Satya juga mengucapkan turut berbelasungkawa.

Paginya, Jihan tertabrak motor dan terus menyebut bundanya. dr. Satya berharap Reynaldi memanggil bunda Jihan demi kesembuhan putrinya. Rey berlari ke kediaman Mila dan memohon pada Sherin untuk menjenguk Jihan. Betapa bahagianya Jihan saat Sherin datang. dr. Satya muncul dan langsung memuji chemistry Sherin-Jihan kuat banget. Satya menyarankan agar Jihan tinggal bersama Sherin. Satya beranggapan mereka saling melengkapi. Reynaldi yang tak sempat setuju akhirnya menyetujui.

Di kediaman Mila saat Sherin sedang di RS, Ranti duduk santai membaca majalah. Wina yang melihat perut Ranti tidak buncit iseng menyembunyikan perut palsu Ranti. Ranti yang kebingungan akhirnya mendapatkan perut palsunya sebelum Sherin masuk rumah.

Saat Sherin masuk ke dalam rumah dan membawa Jihan, hal ini disambut dingin Wina dan Ranti. Begitu juga dengan aunty Norma, tapi ia tetap berpura-pura baik dan welcome pada Jihan. Di kamar, keceriaan ibu-anak ini melupakan segalanya. Sementara Reynaldi di rumah, sedih.

Trus bagaimana ya kehidupan Andika nun jauh disana? Andika terus dihantui peristiwa kecelakaan pesawat terbang. Ini membuat Attar dan Nayla kaget. Sementara saat belajar mengaji, Attar membuat keributan sehingga belajar terganggu. Attar mengajak teman-temannya mendatangi rumahnya bahwa ia tidak mengigau, apa yang dikatakan benar – ayahnya telah kembali.

Sementara itu, Ranti tak tinggal diam melihat kebahagiaan Sherin dengan kehadiran Jihan. Berharap agar Salma mengusir Sherin, Ranti mengatur pertemuan Sherin-Reynaldi. Ranti menemui Sherin yang selesai shalat. Ranti katakan ada wanita tua yang menunggunya di depan. Mengira ibu Sayidah yang mencarinya, betapa kagetnya Sherin ternyata yang datang Reynaldi.

Apakah usaha Ranti ini berhasil? Temukan jawabannya di Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 24 A edisi Jumat,25 September 2009 pukul 15:55 WIB di Indosiar usai penayangan episode terakhir K-drama Boys Before Flowers.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 24 A

Edisi Jumat,25 September 2009 pukul 16:04-16:45 WIB

Attar yang kesepian, tumbuh menjadi anak yang badung. Ia dan temannya iseng ngerjain bapak-bapak. Nayla dan Andika memperingati Attar agar tidak badung lagi. Saat Andika bilang ke Attar kalau anak yang baik disukai banyak orang, dengan polosnya, Attar mengungkapkan perasaan buleknya saat Andika tak sadarkan diri. Nayla jadi tersipu malu. Ternyata, Andika juga malah menyambut cinta Nayla. Ia berharap segera bisa menikahi Nayla agar kebahagiaan Attar makin lengkap dengan terbentuknya keluarga yang menyayangi dan mendukungnya.

Sementara itu di kediaman Mila, Ranti kecewa berat karena usahanya mengusir Sherin (dengan mempertemukannya dengan Rey) gagal total. Alih-alih menemukan Reynaldi, yang muncul adalah Jihan. Norma lalu pura-pura membela Sherin dan memarahi Ranti di depan Salma. Norma berharap Salma segera mengusir Ranti karena Ranti-lah yang selama ini membuat kekacauan di rumahnya. Salma yang kecewa masalah di rumahnya datang bertubi-tubi beranjak dari ruang keluarga meninggalkan 3 perempuan uler yang suka bikin keributan itu.

Rey lalu keluar dari tempat persembunyiannya dan menemui Jihan. Jihan meminta ayahnya merelakan keberadaannya di kediaman Oma Mila sampai bunda Sherin sembuh. Jihan ga mau bundanya sakit-sakitan dan dijahati Ranti-Wina-Norma. Tiba-tiba, keakraban ayah-anak ini dikejutkan dengan suara Sherin yang memanggil Jihan. Rey lalu bersembunyi di balik pintu. Sherin yang tak tahu keberadaan Reynaldi di kamar, mengajak Jihan sholat Isya.

Sherin berdoa agar suaminya selamat dan sehat nun jauh disana.

Hal yang paling ditakuti oleh Ranti adalah kalau Salma lebih condong dan memperhatikan Sherin. Ia tak henti-hentinya menjelek-jelekkan Sherin di depan Salma. Salma yang tidak tahu kalau hamilnya Ranti bohongan, berharap agar Ranti selalu menjaga kehamilannya dan tidak stress. Ranti tersenyum penuh kemenangan bisa membodohi Salma. Ranti sedikit kesal karena Salma meninggalkannya & memilih menemui Sherin.

Niat jahat juga tengah dilancarkan Norma. Ia semprotkan obat bius ke handuk dengan harapan Ranti pingsan dan rame-rame ia akan membuktikan pada Salma kalau Ranti penipu. Alih-alih Ranti yang kena, malah Wina yang sehabis berolahraga dan merebut sapu tangan dari Norma dan mengelap mukanya lalu pingsan, yang jadi korban salah sasaran.

Bersambung ke AMB Episode 24 B edisi Minggu,27 September 2009 pukul 16:00 WIB

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 24 B

Edisi Minggu,27 September 2009 pukul 16:15-16:52 WIB

Salma mendatangi Sherin yang tengah sakit di kamar. Salma marah-marah, Ranti yang iri juga melampiaskan kekesalannya dengan menganiaya Sherin. Sherin kesakitan. Ia tak habis pikir kenapa orang disini selalu ngejahatinnya. Satu-satunya teman pelipur lara hanyalah Jihan. Jihan lalu memanggil dr. Satya untuk menolong bu guru. Satya meminta Sherin untuk memberitahu siapa orang yang menganiayanya, tapi Sherin mengelak. Ia katakan dia tak apa-apa.

Sementara itu kegelisahan juga tengah dirasakan Reynaldi. Ia berencana menjemput putrinya karena merasa selalu dianiaya oleh wanita-wanita culas di rumah Salma. Tapi, Jihan menolak ajakan ayahnya. Ia akan tetap menjaga Sherin sampai sembuh. Jihan mengatakan pada ayahnya kalau Salma telah menganiaya Sherin. Rey yang mendengar ucapan putrinya kecewa sama sikap Salma yang telah berubah. Ia tak mau berteman lagi dengan Salma.

Setelah diberi penjelasan oleh dr. Satya demi kebaikan, Reynaldi tak bisa menolak keinginan Jihan untuk tetap tinggal bersama Sherin.

Sementara itu di tempat lain, pak Lurah mendatangi rumah Pak Hakim dan memberitahu kalau Rudy yang baru keluar dari penjara melampiaskan dendamnya pada putra pak Lurah. Pak lurah meminta pak Hakim mengobati putranya. Nayla yang cemas, juga ikut. Saat Pak Hakim tengah mengobati putra pak lurah, beberapa menit kemudian muncul Attar dan Andika yang disebut Habibi. Naluri dokter Andika muncul dengan menawarkan operasi untuk anak pak lurah. Pak Hakim terdiam sejenak, dan penasaran siapa sebenarnya Habibi? Apa ia seorang dokter? Lalu pak lurah dan Pak Hakim mempersilahkan Habibi segera memberikan pertolongan pada putranya. Saat melakukan operasi,tiba-tiba lampu rumah pak lurah dipadamkan oleh suruhan Rudy. Nayla segera menyalakan lilin untuk menerangi kerja Andika walaupun tangannya sendiri terluka kena tetesan lilin.

Keesokan harinya, Nayla mengungkapkan kalau ia curiga jangan-jangan Habibi dokter. Keakraban Andika dan Nayla ini dilihat Rudy dari kejauhan. Hati Nayla semakin berbunga-bunga, pria yang ia sebut Habibi itu menyambut cintanya. Nama Habibi ini nama ayah Attar yang menghilang, ia sebutkan spontan saat Andika tersadar beberapa hari yang lalu.

Suatu malam Nayla dikejutkan oleh kedatangan Rudy, pria posesif yang hampir menikahinya beberapa bulan lalu. Kembali ditolak cintanya, membuat Rudy kecewa dan membakar rumah Hakim.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 25

Édisi Senin,28 September 2009 pukul 16:59-18:06 WIB

Rumah Hakim yang dibakar Rudy berhasil diselamatkan warga. Andika meminta Rudy meninggalkan desa itu. Ucapan ‘ya’ dimulut Rudy tak diaplikasikan dalam tindakan nyatanya. Di lain waktu, Rudy masih mengintip dari kejauhan keakraban Nayla dengan pria yang disebut Habibi itu.

Di rumah, Salma pusing mendengar ocehan Ranti. Sempat hampir menyakiti Sherin, Salma teringat ultimatum Reynaldi (Rey tak akan berteman lagi dengan Salma kalau Salma masih menyakiti Sherin dan Jihan). Akhirnya, Salma memeluk Sherin dan membawanya periksa ke dokter.

Saat Salma dan Sherin pergi, kesempatan buat Wina dan Norma menganiaya Jihan. Jihan yang cerdik bikin geram kedua wanita jahat itu. Saat 2 wanita jahat itu hampir menganiaya Jihan, muncul Rey. Dengan tegas, Rey mengancam akan memberitahukan kelakuan buruk 2 wanita sok bule itu pada Salma. Karena takut Rey bakal mengadu, dua wanita itu berlutut memohon agar Rey tak mengadukannya pada Salma. Rey yang berjiwa besar memaafkan kelakuan buruk 2 wanita itu dan tidak akan mengadukannya pada Salma asal mereka berjanji tidak menganiaya Jihan lagi. Wina dan Norma mengangguk setuju.

Saat Wina-Norma ke kamar, Rey memberikan kejutan pada anak semata wayangnya itu boneka lucu sebagai ungkapan tanda bila kangen pada ayahnya. Jihan bahagia sekali lalu memeluk ayahnya. Saat Rey hendak pulang, muncullah Salma dan Sherin yang baru pulang dari periksa. Salma kaget dengan tatapan mata penuh curiga. Jihan membela ayahnya dan menjelaskan pada Salma kedatangan Rey kesini ngasihin boneka. Akhirnya Salma luluh dan mempersilahkan Rey pulang.

Beberapa menit kemudian, Ranti bikin onar dan pura-pura pendarahan gara-gara didorong Sherin. Salma yang hampir percaya omongan Ranti segera berubah pikiran saat mendengarkan penuturan aunty Norma kalau hamilnya Ranti bohongan dan pendarahan itu hanya akal-akalan Ranti saja. Salma sempat percaya omongan aunty Norma saat melihat Ranti masih kuat ngoceh tanpa henti dan bersikap tidak seperti orang sedang kesakitan. Karena terus-terusan dipojokkan aunty Norma, akhirnya, Ranti meminta Salma-Wina-Norma untuk tetap stay di ruang keluarga karena ia akan ke kamar untuk mengambil bukti rekaman kejahatan Wina-Norma. Saat Ranti ke kamar, ia melihat Jihan tengah mencari bonekanya. Saat Ranti melihat boneka Jihan tergeletak di lantai, tanpa pikir panjang, ia ganti perut palsunya itu.

Karena dibakar amarah, Ranti yang tak sadar pita boneka yang digantikan sebagai perut palsunya itu, menggelambir — dengan bangganya ngasih bukti rekaman kejahatan Wina-Norma. Belum sempat diperdengarkan pada Salma, muncul Jihan dan menarik pita boneka itu sehingga kebohongan Ranti terbongkar di depan semua orang. Salma shock sejenak dan sempat tak menolong Jihan dan Sherin yang dianiaya Ranti. Sedang Norma-Wina tertawa bahagia karena rekaman kejahatannya berhasil ia amankan saat Ranti lengah dan rekaman itu terlempar dan terjatuh ke lantai. Salma yang kesal pada Ranti akhirnya menampar perempuan penipu itu. Salma dibantu Wina dan Norma menyeret Ranti keluar dan mengusir perempuan culas itu.

Keesokan paginya, Sherin membawa Jihan terapi. Dari kejauhan, Rey melihat semangat putrinya untuk bisa jalan. Alangkah bahagianya Rey mendengar penuturan dokter putrinya dapat berjalan seandainya terapinya rutin dan berkala. Okky mengomeli Rey yang tak beli obat batuk demi kesehatannya. Ditambah lagi Rey tetap bekerja walaupun sakit demi biaya terapi Jihan. Okky yang salah paham, mendatangi rumah Sherin dengan marah-marah. Jihan yang mendengar ayahnya sakit, berinisiatif berjualan mainan. Sherin yang tak melihat Jihan di kamar kebingungan mencari. Aunty Norma dan Wina pura-pura tak melihat.

Jihan bersyukur jualannya laris dan beroleh uang. Naas, di pasar ia ketemu dan dianiaya Ranti. Beruntung pengunjung yang melihat segera datang menolong, Ranti lalu melepaskan Jihan dan pergi meninggalkan kerumunan. Jihan menangis sedih, uang hasilnya berjualan telah direbut dan dibuang Ranti ke air.

Saat Okky menasehati agar Aldi tetap menjaga kesehatannya, muncul Jihan yang sedang menangis. Saking bahagianya, Rey memeluk putrinya.

Sementara itu, Sherin yang memegangi foto Andika tiba-tiba shock mendengar kabar dari RS kalau Ibu Mila meninggal. Ponsel dan pigura yang dipegang Sherin jatuh ke lantai membuat orang seisi rumah panik. Tambah shock lagi mendengar kabar kepala keluarga. Salma langsung mendatangi RS. Sherin meminta Salma mengikhlaskan kepergian mama. Sementara Salma meratapi kematian Mila, dua wanita sok bule malah meributkan harta warisan yang ditakutkan semuanya jatuh kepada anak yang sedang dikandung Sherin. Norma yang culas segera menyusun strategi agar warisan itu gagal jatuh, yakni dengan menggugurkan kandungan Sherin. Wina yang bodoh hanya mengangguk setuju rencana jahat maminya. Beberapa hari kemudian disuruhlah seorang preman pura-pura mencuri di rumahnya. Saat Jihan dan Sherin memergoki orang tak dikenal itu, pencuri itu langsung menganiaya Sherin hingga pendarahan. Wina dan Norma menyaksikan dari kejauhan dan bersorak gembira. Beruntung Reynaldi segera datang dan meringkus pencuri itu lalu membawa Sherin ke RS. Seperti biasa Wina dan Norma datang, pura-pura panik.

dr. Satya langsung sigap menolong Sherin dan bayi yang dikandungnya. Namun, apa daya. Dua pilihan di depan mata : Sherin atau bayinya yang harus diselamatkan?

Sementara di tempat lain, Andika mengalami sakit kepala hebat setelah bertunangan dengan Nayla.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 26

Edisi Selasa,29 September 2009 pukul 17:00 WIB

dr. Satya dan tim dokter telah berusaha sekuat tenaga. Namun apalah daya, bayi Sherin tak dapat diselamatkan. Betapa shocknya Salma mendengar itu semua, satu per satu keluarga yang disayangi pergi meninggalkannya. Norma berusaha menghibur.

Sherin merasa bersalah tak bisa menyelamatkan bayinya. Walaupun batinnya kecewa, lahirnya pura-pura tegar dan mengikhlaskan. Biar gimanapun Sherin masih istri sah Andika.

Salma yang khawatir semua harta Mila diwariskan pada Sherin segera melapor Aunty Norma. Norma tak kalah panik, ia lalu menyusun strategi.

Saat pengacara datang ke rumah, Norma dan Salma memperkenalkan Wina sebagai Sherin. Tanpa curiga telah dibohongi, pengacara itu menyerahkan kopian surat wasiat pada Wina yang dikira Sherin.

Demi uang terapi Jihan, Rey bertanding tarung dengan lawan yang tak seimbang. Bisa dipastikan Reynaldi kalah. Ranti yang mengetahui hal itu meminta pria kekar itu menghabisi Rey hingga babak belur.

Okky yang melintas di tempat pertarungan itu segera menolong Rey dan memanggil dokter. Demi pengobatan ayahnya, Jihan rela memecahkan celengannya. Okky makin sayang sama Jihan. Jihan adalah anak membawa berkah bagi orang di sekelilingnya.

Mendekati acara pernikahan Nayla dan Andika, Rudy berniat menjebak Andika dengan menggunakan surat cinta untuk Nayla. Andika yang marah langsung memukul Rudy, namun pria itu benar-benar licik. Tidak cuma menyuruh orang meracuni Andika, ia juga ganti menjebak Nayla supaya mau menuruti keinginannya.

Saat pembacaan surat wasiat pembagian harta warisan, Salma sengaja tidak mengajak Sherin. Didepan pengacara, ia sengaja memperkenalkan Wina sebagai Sherin. Keadaan sempat tegang ketiga Sherin yang asli mendadak keluar kamar dan bergabung di ruang tamu, namun untungnya pengacara tersebut tidak sempat berbicara dengannya.

Untuk mengobati Reynaldi, Jihan dan Oki datang menemui Sherin. Kejadian tersebut membuat Salma, Norma, dan Ranti marah, Jihan dan Oki hanya bisa kecewa karena Sherin tidak mau memberi pinjaman uang. Setelah keduanya pergi, Sherin mulai menyesal namun ia tidak bisa berbuat apa-apa.

Rencana busuk kembali dijalankan Norma, ia sengaja menyelipkan uang ke dompet Sherin dan memfitnahnya bakal memberikan uang tersbeut untuk Jihan. Sherin yang semula hendak keluar rumah untuk jalan-jalan langsung membantah, namun ia tidak bisa berkutik karena ketika dompetnya digeledah, ada uang dalam jumlah banyak didalamnya.

Demi membayar pengobatan Reynaldi, Jihan harus menjadi pembersih kaca mobil di perempatan lampu merah. Malangnya, ia sempat dituduh hendak mencuri dompet pemilik sebuah kendaraan.

Reynaldi yang tidak suka anaknya dituduh sebagai pencuri langsung melindungi Jihan, ia menyebut kalau dirinyalah yang mencuri dompet tersebut. Akibatnya fatal, ia langsung digelandang ke kantor polisi.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 27

Edisi Rabu,30 September 2009 pukul 17:00 WIB

Karena terbukti tidak mengambil dompet Ibu Lia, Jihan dan juga Reynaldi akhirnya dibebaskan dari penjara. Tidak cuma membatalkan tuntutan, Ibu Lia juga terharu melihat hubungan ayah-anak antara Reynaldi dan Jihan. Didalam hatinya, Reynaldi sangat sedih karena telah memukul Jihan untuk sesuatu yang tidak dilakukan sang putri.

Demi mendapatkan biaya perawatan kaki Jihan yang semakin mendesak, Reynaldi akhirnya nekat bersedia menjual salah satu ginjalnya pada anak salah seorang konglomerat yang jatuh sakit.

Sementara itu, sandiwara Salma, Norma, dan Wina yang menyamar sebagai Sherin akhirnya terbongkar. Keruan saja, pengacara keluarga langsung marah dan meminta Sherin memasukkan ketiganya ke penjara. Untungnya Sherin berhati lapang, ia menyebut kalau Salma, Norma dan Wina juga berhak atas rumah yang ditempatinya.

Di pulau, Andika yang dikenal dengan nama Habibi mulai mengalami masa-masa sulit dengan Nayla akibat hasutan Rudy. Bahkan, Andika sempat percaya kalau Nayla selama ini sebenarnya adalah kekasih Rudy dan hanya berniat mempermainkannya.

Saking ekstrimnya, Andika sempat menolak saat sesepuh kampung memaksanya untuk segera menikahi Nayla. Bisa ditebak, kemarahan penduduk setempat tidak bisa dihindari dan Andika sempat digebuki para pemuda hingga pingsan.

Masih belum terima, Salma bersekongkol dengan Norma, mereka menggunakan Ibu Sayid untuk menceritakan ke Sherin soal Jihan. Salma dan Norma berharap dengan begitu Sherin akan kembali ke Reynaldi dan melupakan masalah harta kekayaan Mila yang diwariskan padanya.

Begitu tahu soal siapa Jihan sesungguhnya, Sherin yang kaget langsung ketakutan karena mengira baik putrinya maupun Reynaldi tidak akan mau menerima dirinya yang telah berulang kali mengecewakan. Siapa sangka, Jihan dan Reynaldi malah menerima dengan tangan terbuka.

Satu-satunya yang mengganjal Sherin adalah ucapan Reynaldi yang mengaku hendak pulang kampung selama beberapa hari. Semua kecurigaannya terbongkar saat menemukan secarik koran bekas, dimana Reynaldi melingkari bagian yang menyebut soal penjualan ginjal.

Sherin langsung bergegas ke rumah sakit untuk membatalkan niat Reynaldi, namun sesampainya disana, operasi ternyata sudah berlangsung. Saat menunggu dengan deg-degan, malah berita buruk yang diterima : kondisi Reynaldi kritis.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 28

Edisi Kamis,1 Oktober 2009 pukul 17:00 WIB

Operasi donor ginjal Reynaldi ke anak Pak Broto akhirnya berhasil, namun akibatnya pria itu berada dalam kondisi kritis. Dalam keadaan genting, Sherin terus menemani Reynaldi dan sempat menyebut kalau dirinya bakal kembali ke kehidupan Reynaldi dan Jihan. Tidak cuma itu, Sherin juga berharap kalau Reynaldi mau menerima dirinya kembali (yang sudah tentu diiyakan).

Di tempat lain, Andika langsung panik saat tahu Nayla terkena racun ular. Karena begitu mencintai wanita itu, Andika nekat kembali ke Jakarta untuk mencari obat. Namun dalam perjalanan, ia sempat tertabrak mobil sehingga ingatannya mulai sedikit demi sedikit pulih.

Norma dan Wina kembali merencanakan perbuatan busuk, mereka berniat membunuh Sherin dan memfitnah Norma sebagai pelaku. Keruan saja, aksi tersebut membuat Salma langsung dijebloskan ke penjara.

Untung bagi Salma, pembunuh bayaran yang disewa oleh Norma ternyata salah sasaran. Akibatnya, yang tertabrak bukanlah Sherin melainkan orang lain. Karena tidak ada bukti, Salma akhirnya dibebaskan.

Demi memuluskan rencana mereka, Ranti bersepakat dengan Norma dan Wina untuk mencegah kemunculan Andika sebelum Sherin melangsungkan pernikahan dengan Reynaldi. Siapa sangka, sosok yang telah lama menghilang itu ternyata muncul dirumahnya karena ingin mencari petunjuk tentang jati dirinya yang belum teringat.

Kebetulan, tepat pada saat Andika masuk ke dalam rumah, ada Sherin yang ditemani oleh Reynaldi dan Jihan. Namun dasar nasib, pertemuan keempatnya gagal terjadi. Semua berubah saat Sherin dan Reynaldi melangsungkan pernikahan.

Ingatan Andika tiba-tiba pulih kembali, ia begitu terkejut saat mendapatkan undangan pernikahan Reynaldi dan Sherin diantar kerumahnya. Pria itu langsung bertekad datang untuk menghentikan acara tersebut.

Sinopsis Sinetron Anak Membawa Berkah Episode 29 (Terakhir)

Edisi Jumat,2 Oktober 2009 pukul 16:45-17:45 WIB

Saat pernikahan Sherin dan Reynaldi, semua orang dikagetkan oleh kemunculan Andika yang dikira telah meninggal dunia. Begitu tahu kalau Sherin dan Reynaldi telah menikah, Andika yang marah langsung membawa Sherin pulang. Sebelumnya, ia berjanji tidak akan pernah menyerahkan sang istri kepada Reynaldi.

Keruan saja, Jihan dan Reynaldi merasa kehilangan. Di pulau, Nayla mulai merasa kehilangan sosok Andika. Karena sangat rindu, ia memutuskan untuk pergi ke Jakarta mencari pria itu. Kepada Hakim dan Attar, Nayla berjanji bakal pulang dengan membawa Andika.

Begitu sampai di Jakarta, ternyata Nayla telah diikuti oleh Rudy. Anak buah pria itu mencoba menjebak dan menodainya, namun Reynaldi yang tidak sengaja lewat mendengar teriakan Nayla dan langsung menyelamatkannya. Kepada Reynaldi, Nayla mengaku datang ke Jakarta untuk mencari tunangannya.

Sayangnya saat hendak menunjukkan bukti, foto Andika yang telah disimpan Nayla ternyata hilang. Karena kasihan, Reynaldi akhirnya membantu Nayla dengan mengijinkannya tinggal di rumah sambil berjanji bakal membantu wanita itu mencari tunangannya.

Tak lama kemudian, Andika datang ke rumah Reynaldi dan menyuruh pria itu untuk menjauhi Sherin. Sudah tentu Reynaldi menolak, karena Sherin telah menjadi istrinya. Karena tidak ada yang mau mengalah, Reynaldi memanggil penghulu untuk mengetahui sah atau tidaknya pernikahan dengan Sherin.

Nayla sempat sumrigah melihat kemunculan Andika, sayang kebahagiaan tersebut tidak berlangsung lama. Ia sangat terpukul ketika tahu kalau Andika ternyata tidak mengingat dirinya sama sekali.

Sementara itu, Ranti masih berusaha meniup Andika dengan menyebut keduanya telah menikah. Sayangnya Andika tidak percaya begitu saja, ia meminta Ranti memanggil penghulu yang pernah menikahkan mereka. Sempat membayar seseorang untuk menyamar, siapa sangka penghulu yang asli muncul dan membongkar kebohongan RAnti.

Karena terbukti menipu, Ranti akhirnya ditahan polisi. Setelah itu, giliran Sherin yang muncul membawa polisi dan orang yang pernah disewa Norma untuk membunuhnya. Karena orang tersebut buka mulut, Norma dan Wina akhirnya menemani Ranti menjadi tahanan.

Sang penghulu yang asli akhirnya memberitahu kisah Reynaldi dan Sherin yang sesungguhnya penuh lika-liku, sehingga Andika sadar dirinya telah memisahkan dua orang yang saling mencintai. Meski sadar telah banyak salah-paham dan berbaikan, Andika tetap tidak mau melepas Sherin yang telah menjadi pusat hidupnya.

Namun, Nayla pelan-pelan berusaha mengembalikan ingatan Andika saat keduanya saling mencintai. Dengan susah-payah, Andika akhirnya mengingat kehidupannya saat terdampar di pulau bersama Hakim, Nayla, dan Attar.

Sadar kalau yang sesungguhnya dicintai adalah Nayla, dengan jantan Andika menyerahkan Sherin pada Jihan dan Reynaldi sementara dirinya memutuskan untuk kembali ke pulau bersama Nayla untuk berkumpul bersama Attar dan Hakim.

Kebahagiaan dirasakan oleh semua pihak, satu-satunya yang meneteskan air mata adalah Oki. Sayang, tidak ada yang tahu apakah itu adalah tangis bahagia atau kesedihan karena Reynaldi akhirnya berkumpul bersama Sherin.

Happy Ending :-D :-D :-)

Kredit Title dan Ucapan Terimakasih kepada:

  • Puji syukur terhadap Tuhan Yang Mahakuasa.
  • DondiKakkoi Channel untuk http://www.youtube.com/
  • BLOGVOTERS™, terimakasih telah menggunakan hak pilih Anda dalam jajak pendapat yang didukung aplikasi my sister, Nona PollDaddy.com
  • BLOG-COMENTZ™, terimakasih telah meramaikan thread-blog ini dengan memberikan komentar, kritik dan saran. Komentar akan langsung muncul setelah Anda submit. Untuk melihat komentar lainnya klik pada Komentar Lebih Lama/Baru.
  • http://www.indosiar.com/, Imel Putri Cahyati, Afandy , Alea Azura, Monica Oemardi, Anisa Sulandana, PT. Gentabuana Paramita dan semua pihak atas sumber tulisan dan gambar.
About these ads
  1. andi
    Senin, 16 Januari 2012 pukul 20:35 | #1

    sinetronnya maen lagi donk bguz owk apa lagi kk alea aktingnya luar biasa, :D i like kk alea azura

  2. putri
    Minggu, 11 November 2012 pukul 12:18 | #2

    anak membawa berkah putar lagi dong di indosiar

  3. Rony Tobing
    Rabu, 11 September 2013 pukul 16:18 | #3

    I visited many blogs but the audio feature for audio songs existing at
    this web page is really fabulous.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62.355 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: