Arsip

Posts Tagged ‘Temmy Rahadi’

Bintang Untuk Baim SCTV Sinetron

Sabtu, 8 Januari 2011 95 komentar

http://wp.me/pevle-3ee

Bintang Untuk Baim

Bagi setiap anak, ulang tahun adalah hari spesial yang pantas dirayakan. Namun hal itu tidak berlaku untuk Baim. Hari ulang tahun Baim bertepatan dengan kepergian papa Baim untuk selama-lamanya. Nayla, mama Baim, mengatakan bahwa papa Baim pergi ke rumah Tuhan. Baim yang belum mengerti akan kalimat itu lantas berpikir bahwa dia harus menemukan rumah Tuhan untuk membawa papanya pulang, atau dia ikut sang papa ke rumah Tuhan.

Baim akhirnya mengerti arti dari “pulang ke rumah Tuhan”. Tak pelak, perasaan bocah lucu itu pun hancur. Kini Baim merasa dialah satu-satunya lelaki di rumah, sehingga Baim harus menjaga mamanya. Baim bertekad melepaskan dan melupakan masa kecilnya.

Namun Baim kecil sama sekali tidak menyadari bahwa sang mama sebenarnya ingin Baim tetap menjadi anak kecil sesuai usianya, bermain seperti biasa, dan tidak repot berpikir terlalu jauh ke depan. Untuk memastikan hal tersebut, Nayla selalu berusaha membuat Baim bahagia.

Suatu hari tas yang dibawa Nayla dijambret. Mama Baim itu pun pulang ke rumah dalam keadaan terluka. Sejak peristiwa itulah Baim memutuskan untuk belajar karate demi melindungi sang mama, seperti yang telah dia janjikan di depan almarhum papanya. Baim tidak mengetahui bahwa Nayla sangat benci terhadap karate karena bela diri itulah yang telah merenggut nyawa Indra, suaminya.

Keinginan Baim untuk melindungi keluarganya dengan belajar karate tampaknya harus dikubur dalam-dalam, lantaran Nayla melarang bocah itu. Nayla bersedia melakukan apa saja untuk Baim, serta mau mengabulkan semua permintaan Baim, kecuali belajar karate.

Dalam kondisi seperti itu, Baim merasa membutuhkan sesuatu untuk berhubungan dengan papanya. Baim pun kerap menulis surat untuk sang papa, dan melipat surat tersebut seperti perahu, serta menghanyutkan perahu kertas itu ke laut.

Awalnya, Baim sama sekali tidak menyadari kalau hal yang dilakukannya itu adalah sia-sia. Baim terus menunggu balasan surat. Setelah menunggu berhari-hari, Baim pun bertanya kepada Nayla perihal sang papa yang tak kunjung membalas suratnya. Lantaran tidak tega mengatakan hal yang sebenarnya, Nayla lantas memutuskan untuk menulis surat kepada Baim, dengan memasukkan surat tersebut ke botol, seolah-olah itu adalah balasan dari papanya.

Hingga suatu hari Baim pun mengetahui hal yang sebenarnya. Keruan saja bocah itu menjadi marah. Meskipun mengerti bahwa sang papa tidak akan bisa membalas suratnya, Baim tetap menulis surat dan menceritakan kehidupannya sehari-hari.

Sinetron Bintang Untuk Baim ini adalah cerita tentang seorang bocah yang meskipun memiliki keterbatasan, tetap memiliki tekad bahwa dia harus tumbuh besar dengan cepat untuk menjadi pelindung mamanya. Dengan keluguannya, Baim berusaha menjaga janjinya pada sang papa.

Dalam sinetron ini dikisahkan pula bagaimana Baim menahan air matanya, termasuk ketakutan Baim untuk membuat mamanya bahagia. Baim belajar bagaimana tersenyum walaupun hatinya tengah dirundung sedih, supaya air mata sang mama tidak menetes. Baim akan melakukan apa pun untuk membela mamanya dari orang-orang yang berani menyakiti perempuan yang telah melahirkannya itu.

Dikisahkan pula betapa dalamnya kasih seorang ibu kepada anaknya, dan bersedia melakukan apa saja untuk melindungi sang anak. Nayla bekerja dengan keras untuk memastikan bahwa Baim tidak pernah kekurangan, memastikan Baim akan memperoleh kesempatan yang seharusnya dia dapatkan kalau saja papanya masih hidup. Nayla melakukan semuanya meskipun hal itu berarti dia tidak dapat menghabiskan banyak waktu bersama Baim.

Bintang Untuk Baim adalah cerita tentang nilai-nilai keluarga yang kuat serta arti sejati dari kata keluarga. Bagaimana Baim dan Nayla bahu membahu menghadapi kehidupan mereka? Saksikan hanya di saluran Satu untuk Semua.

Bintang Untuk Baim | Sinetron Bintang Untuk Baim | Sinopsis Sinetron Bintang Untuk Baim | Jadwal Tayang Sinetron Bintang Untuk Baim | Pemain Sinetron Bintang Untuk Baim | Soundtrack Sinetron Bintang Untuk Baim | SCTV Sinetron

Pemain Sinetron Bintang Untuk Baim

  • Ibrahim Khalil Alkatiri sebagai Baim
  • Qory Sandioriva sebagai Alya (bunda Baim)
  • Putri Titian sebagai Savira
  • Fauzi Baadila sebagai
  • Eza Gionino sebagai
  • Keith Foo sebagai Indra (ayah Baim)
  • Uli Auliani sebagai Susi
  • Raffi Ahmad sebagai Reno
  • Temmy Rahadi Sebagai

Lagu Tema: Ratapanku
Penyanyi: Baim
Cerita & Skenario: Tisa T.S
Sutradara:  ?
Produser: Gope T. Samtani
Produksi: Rapi Films © 2011
Periode Tayang: Mulai Senin, 10 Januari 2011 – sekarang
Jadwal Tayang: Setiap Hari pukul 19:30 WIB

Credit to: http://www.sctv.co.id/ and all sources for the informations, synopsis/summary, pictures and videos

author thread BUB “Bintang Untuk Baim” : Dedi cinta SCTV forever

Revi Mariska-Temmy Rahadi Chemistry Sinema Gentabuana Paramita Terfavorit UMI 2009


Label Rating : Remaja (R), Bimbingan Orang Tua (BO)

Revi-Temmy
201 28%
Penty-Arief
183 25%
Penty-Temmy
112 16%
Marissa-Affandi
71 10%
Imel-Temmy
65 9%
Alenta-Affandi
59 8%
Ratu Anisa-Afdhal
28 4%

Jumlah voters 100% = 719

Dari hasil polling di atas, maka pada hari ini Rabu, 3 Juni 2009 pkl. 17.00 WIB Undakan Maya Indonesia menganugerahi

Revi Mariska-Temmy Rahadi

sebagai

Chemistry Sinema Gentabuana Paramita Terfavorit UMI 2009

Sinopsis salah satu duet mereka, yakni dalam FTV Karmila

Revi Mariska-Temmy Rahadi

Revi Mariska-Temmy Rahadi

Karmila adalah putri tunggal Juragan Surya yang terkenal sangat kaya raya, dia begitu dimanja oleh seluruh keluarganya hingga Karmila terkesan sedikit agak angkuh. Dalam kehidupan kesehariannya Juragan Surya dan seluruh keluarganya sangat mempercayai seorang para normal yang bernama Ki Darmo. Keluarga Juragan Surya selalu menuruti perintah Ki Darmo, terkecuali Karmila, dia tidak begitu suka pada Ki Darmo karena dia tidak mempercayai hal-hal yang berbau takhayul. Ki Darmo memiliki seorang putra yang seumuran dengan Karmila yang bernama Indra. Secara diam-diam Indra sangat mencintai Karmila tapi tidak berani mengungkapkan perasaannya pada Karmila.

Karmila bersahabat baik dengan Ayuni, putri Mandor Tejo yang bekerja diperkebunan karet milik Juragan Surya. Ayuni juga mempunyai sepupu yang bernama Danu. Danu disekolahkan hingga perguruan tinggi oleh Juragan Surya dengan harapan Danu bisa membantunya kelak diperkebunan karet miliknya. Secara diam-diam, Danu juga mencintai Karmila.

Juragan Surya memutuskan untuk menikahkan Karmila dengan Aris, putra Juragan Rekso. Mengetahui kejadian ini, betapa hancurnya hati Indra dan Danu karena mereka berdua sangat mencintai Karmila. Tapi bedanya Danu bisa menerima keputusan ini dengan lapang dada, sedangkan Indra tetap bertekad Karmila harus jadi miliknya meskipun dia harus membunun Aris.

Ketika Karmila dan Aris ingin berpergian untuk berbulan madu, Indra menjalankan rencananya, dengan sengaja dia menabrak Aris hingga Aris tewas ditempat.

Karena kejadian ini, Karmila dianggap sebagai wanita pembawa sial oleh keluarganya hingga dia harus memotong semua rambutnya untuk menghilangkan kesialannya. Untung saja Juragan Rekso datang menolong Karmila, dia meminta Karmila untuk tinggal dirumahnya. Tapi sayangnya Ibu Menik, istri Juragan Rekso sangat membenci Karmila karena dia menganggap Karmilalah penyebab kematian putranya. Untuk menghilangkan kesedihannya, Ibu Menik memutuskan untuk sementara waktu pergi meninggalkan rumahnya.

Disaat Ibu Menik pergi, Juragan Rekso tergoda oleh kecantikan Karmila hingga dia tergoda untuk memperkosa menantunya tapi untungnya Indra yang menyamar keburu datang dan dialah yang menghabisi nyawa Juragan Rekso.

Musibah yang datang bertubi-tubi pada Karmila semakin membuat keluarganya membencinya hingga mereka mengusir Karmila karena mereka tidak ingin tertimpa kesialan.

Dengan perasaan yang hancur, Karmila pergi dari rumahnya dan tinggal di sebuah gubuk. Mengetahui penderitaan Karmila, Danu datang untuk menghibur Karmila.

Untuk menghilangkan kesialan dalam diri Karmila, Ki Darmo memerintahkan Juragan Surya agar menikahkan Karmila dengan putranya, Indra. Padahal semua itu hanya akal bulus Ki Darmo agar putranya bisa menikah dengan Karmila.

Pada suatu hari tanpa sengaja Juragan Surya mendengar rencana jahat Ki Darmo. Karena ketakutan, akhirnya Ki Darmo dan Indra nekat berniat membunuh Juragan Surya, mereka juga berniat untuk menculik Karmila, untung saja ada Danu yang menyelamatkan Karmila.

Akhirnya Ki Darmo dan Indra mati terkena tembakkan Polisi, sementara itu Karmila dan Danu mendapatkan restu dari Juragan Surya dan seluruh keluarganya untuk melangsungkan pernikahan.

Tragedi Cinta Jayaprana dan Layonsari, FTV Kolosal Gentabuana Paramita Terfavorit UMI 2009


Label: Bimbingan Orang Tua (BO)

Halo, selamat sore Blog-Comentz™ semua? Jumpa lagi di Rabu sore bersama kita akan mengetahui hasil jajak pendapat yang telah kita lakukan selama dwi-mingguan atau bulanan periode ini. Kali ini kita akan mengetahui siapa yang bakal mendapat anugerah dari para blogvoters™ untuk kategori FTV Kolosal Gentabuana Paramita Terfavorit UMI 2009

Yuk, kita langsung tanya aja ke my sister, Nona PollDaddy.com

Nah, inilah Undakan Maya Indonesia Kategori FTV Kolosal Terfavorit UMI 2009

  1. Tragedi Cinta Jayaprana dan Layonsari, memperoleh 110 suara atau 22.0%
  2. Kisah Cinta Qais dan Laila, memperoleh 73 suara atau 14.6%
  3. Damarwulan, memperoleh 67 suara atau 13.4%
  4. Asal Mula Reog Ponorogo, memperoleh 54 suara atau 10.8%
  5. Angling Dharma dan Belibis Putih, memperoleh 53 suara atau 10.6%
  6. Ken Arok dan Ken Dedes, memperoleh 52 suara atau 10.4%
  7. Legenda Dewi Padi, memperoleh 34 suara atau 6.8%
  8. Odipus Sang Raja, memperoleh 32 suara atau 6.4%
  9. Legenda Batu Puteri Menangis, memperoleh 15 suara atau 3.0%
  10. Tragedi Cinta Roro Jonggrang, memperoleh 5 suara atau 1.0%
  11. Panji Semirang, memperoleh 3 suara atau 0.6%
  12. Dendam Membara di Surabaya, memperoleh 2 suara atau 0.4%

Total Votes : 500 suara atau 100%

Dari hasil di atas, maka kita tetapkan yang mendapat anugerah, pasti yang suaranya terbanyak. Untuk itu, pada hari ini Rabu, 29 April 2009 pkl. 17.00 WIB blogvoters™ menganugerahi

Tragedi Cinta Jayaprana dan Layonsari
sebagai
FTV Kolosal Gentabuana Paramita Terfavorit UMI 2009

Selamat ya, walaupun ini FTV udah lawas, tapi masih bisa disukai oleh pemirsa di tahun 2009. Semoga berkarya lebih bagus lagi dan dapat diterima masyarakat dengan baik.

Temmy Rahadi

Temmy Rahadi Pemeran Jayaprana

Yuk, kita intip sinopsisnya yang telah diterbitkan di web Indosiar. FTV Kolosal Tragedi Cinta Jayaprana dan Layonsari ini berkisah tentang Perselisihan antara Jaya Prana dan Ngurah sudah dimulai sejak mereka masih kanak-kanak yaitu antara sekumpulan pemuda yang miskin yang diwakili Jaya Prana, Wayan Gejir dan Sugriwa dengan pemuda kaya yang diwakili Ngurah, Sawunggaling dan Wayan Merta.

Jaya Prana Cs selalu menjadi bulan-bulanan Sawunggaling dan Wayan Merta yang tubuhnya lebih besar dari mereka. Permusuhan itulah yang kemudian menciptakan sebuah kebencian yang tidak ada obatnya.

Suatu kali, karena sifat sosialnya yang tinggi mengantarkan Jaya Prana pada sebuah pengalaman yang kemudian merubah hidupnya. Jaya Prana menjadi orang yang memiliki kesaktian tiada tanding.

Kesaktian tinggi itulah yang pada akhirnya menyelamatkan wilayahnya dari ancaman serangan Cokorda Rai dan pasukannya yang terkenal brutal. Jaya Purna segera menjadi pahlawan yang diselu-elukan seluruh warga. Belum lagi pak Agung yang menghadiahkannya sebuah posisi penting diwilayah itu.

Dari situlah Jaya Prana bertemu dengan Layonsari, primadona kampung yang sudah dikaguminya sejak kecil. Kedekatan Jaya Prana dengan Layonsari membuat gerah Ngurah yang tentu saja semakin mempertajam permusuhan diantara mereka.

Ngurah dan kawan-kawan tak pernah berhenti untuk menyingkirkan Jaya Prana dengan cara apapun. yang menjadi korbannya adalah nenek Layonsari yang harus terpanggang hidup-hidup di dalam rumah yang terbakar.

Musibah-musibah beruntun yang dialami Jaya Prana dan Layonsari menggugah hati pak Agung untuk menampung mereka di rumahnya setelah keduanya menikah. Ngurah memprotes keras karena tidak ingin tinggal satu atap dengan musuh bebuyutannya.

Namun pak Agung tetap pada keputusannya. tentu saja Ngurah gerah melihat gadis pujaan yang kini tinggal bersama di rumahnya. Layonsari jadi ketakutan mengetahui Ngurah menyimpan niat buruk padanya.

Sepuluh tahun berlalu, dan keberanian Ngurah pada Jaya Prana terasa semakin menggila. Sawunggaling adalah antek yang tidak pernah kehabisan ide untuk menjebak Jaya Prana. Namun kesaktian selalu membuatnya selamat dari bahaya.

Kejadian demi kejadian menyadarkan Jaya Prana, Wayan Gejir dan Sugriwa bahwa semua adalah permainan dari orang yang sama. Puncaknya adalah kematian pak Agung karena diracuni oleh anaknya sendiri yang tak lain adalah Ngurah. Bagi Jaya Prana tidak ada alasan lagi untuk tetap bekerja.

Setelah berunding dengan Layonsari, Jaya Prana mantap untuk berhenti kerja. Tapi Ngurah dengan sangat licik memancingnya untuk mau melakukan tugas terakhir yaitu merampas gudang yang dikuasai Cokorda Rai. Jaya Prana yang sudah mencium adanya kebusukan mengajukan syarat untuk dibantu oleh dua antek setia Ngurah, yaitu Sawunggaling dan Wayan Merta.

Benar saja, di Karangasem Cokorda Rai sudah membekali diri dengan segala kesaktian barunya. Jaya Prana melakukan jebakan balik yang mengakibatkan kematian Sawunggaling dan Wayan Merta di tangan pasukan Cokorda Rai.

Namun kesaktian baru yang dimiliki Cokorda Rai benar-benar mengejutkan Jaya Prana. Jaya Prana terkapar tak berdaya menerima serangan-serangan mematikan dari Cokorda Rai. Beruntung Wayan Gejir dan Sugriwa datang disaat yang tepat.

Saat Jaya Prana menahan senjata Gada milik Cokorda Rai kedua sahabatnya itu segera menikamkan pedangnya ke tubuh Cokorda Rai hingga tewas. Namun Jaya Prana pun tewas beberapa saat kemudian. Karena tubuhnya sudah remuk terkena hantaman Gada milik Cokorda Rai.

Kematian Jaya Prana membangkitkan hasrat Layonsari untuk balas membunuh Ngurah meski ia tahu itu akan beresiko pada nyawanya sendiri. Keris sakri yang ditinggalkan Jaya Prana dengan ajaib telah membuat Layonsari menjadi sakti.

Namun ternyata diam-diam Ngurah pun bukan lawan yang mudah dikalahkan. Pertarungan diantara keduanya berlangsung dengan seru dan seimbang. Dalam satu kesempatan Ngurah berhasil menancapkan belatinya ke perut Layonsari. Namun keris Layonsari ternyata juga sudah menembus leher Ngurah. Keamtian keduanya pun tidak terelakkan.

Upacara Ngaben dilakukan untuk mengkremasi jasad Jaya Prana dan Layonsari bersama-sama. Anak mereka Jaya Darma bersama Wayan Gejir, Sugriwa dan semua warga menghadiri upacara dengan penuh keharuan.

Sampai jumpa lagi Rabu Sore dalam UMI 2009 untuk kategori berikutnya.

Kredit Title dan Ucapan Terimakasih kepada:

  • Puji Syukur terhadap Tuhan Yang Mahakuasa
  • blogvoters™, terimakasih telah menggunakan hak pilih Anda dalam jajak pendapat yang didukung aplikasi PollDaddy.com.
  • Blog-Comentz (pemirsa setia Indosiar), terimakasih telah meramaikan blog ini dengan memberikan komentar, kritik dan saran.
  • Indosiar.com dan semua pihak atas maklumat sumber tulisan dan gambar
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62.357 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: