Eko Patrio
Terlahir sebagai Eko Hendro Purnomo pada tanggal 30 Desember 1970, Eko yang kini lebih akrab disapa Eko Patrio memiliki masa kecil penuh warna dan moment berharga yang tak akan pernah ia lupakan. Eko yang mengaku tak pernah mendapat persetujuan dari orang tua untuk terjun ke dunia hiburan, berbagi cerita seputar masa kecil. Layaknya seorang bocah, Eko memang tak pernah terlepas dari kenakalan anak seusianya. Ia selalu menghabiskan waktu berenang di kali, mencuri bahkan menumpang mobil milik orang, saat bepergian bersama teman – temannya. Akibat kenakalannya, Eko selalu di pukuli oleh ayah tercinta yang datang dari kalangan militer. Hyper aktif, begitulah Eko menyebut dirinya saat masih kanak – kanak.
Ada sebuah ungkapan yang mengatakan bahwa tak ada yang dapat menebak garis hidup seseorang. Hal itu memang benar adanya dan disepakati oleh Eko Patrio yang kini memiliki profesi sebagai seorang komedian sekaligus presenter kondang. Siapa sangka jika dibalik kesuksesan yang berhasil ia raih, Eko sempat memiliki cita – cita cukup beragam. Misalnya saja saat SD, ia ingin menjadi pilot. Ketika duduk dibangku SMP, ia berminat mengikuti jejak ayahnya di kemiliteran. Sedangkan ketika SMA, Eko tertarik untuk jadi dokter.
Namun apa boleh buat. Manusia hanya bisa berencana, Sang Penciptalah yang menentukan segalanya. Pada saat Eko berstatus mahasiswa, profesi seorang komedian pun kian melekat pada dirinya yang memang sejak kecil punya bakat menghibur orang. Tahun 1989, saat honor pertama sebesar 40 ribu rupiah didapatkan. Ia pun mempergunakan untuk melengkapi keperluan pribadi. Eko patut berbangga hati. Sebab, semenjak karirnya melambung tinggi, bayarannya pun tak lagi sedikit.




hai om eko gimana kabar ama tantw voina?