Kugapai Cintamu


Imel Putri Cahyati berlakon

Imel Putri Cahyati berlakon sebagai Serra dalam Sinema Utama 'KUGAPAI CINTAMU"

Serra masih belum percaya akan kematian Doni meskipun Allan sudah memberitahu kejadian sebenarnya yang terjadi pada Doni. Karena tidak mempercayai kabar itu Serra memutuskan kabur dari rumah. Sewaktu dijalan Serra melihat seorang sosok yang mirip seperti Doni, tapi ternyata orang tersebut Danar yang tidak lain saudara kembar Doni. Pertemuan tersebut membuat Serra terkejut dan jatuh pingsan sehingga Danar menolongnya dengan membawa kerumahnya. Di rumahnya Danar tinggal bersama dengan ibunya ahli pengobatan alami atau herbal, disana Serra juga berusaha diobati penyakitnya oleh Ibu Danar. Allan yang selama ini mencari-cari keberadaan Serra tapi tidak pernah menemukan keberadaannya akhirnya mendapatkan kabar tentang Serra dari dokter yang pernah merawat Serra dirumah sakit.

Serra dibawa ke rumah sakit oleh Ibu Danar karena penyakit yang dideritanya bertambah parah membuat kondisi Serra jadi lemah. Setelah menemukan Serra dirumah sakit, Allan dan sekeluarga pun menemani Serra disana. Ayah Serra bermaksud merayakan ulang tahunnya Serra meskipun tahu bahwa Serra masih dirawat di rumah sakit. Dia berdoa untuk mengharapkan kesembuhan anaknya Serra dari penyakit yang dideritanya.

Dan doa yang dipanjatkan oleh seorang ayah yang benar – benar tulus mencintai dan menyayangi anaknya ternyata dikabulkan oleh Tuhan. Dihari perayaan ulang tahunnya, Serra datang bersama Allan dengan membawa bayi mereka. Serra dan anak yang dikandungnya selamat dari maut yang mengancamnya maka kebahagiaan keluarga mereka yang diimpikan pun kini bisa dirasakan oleh mereka semua.

  1. a
    Minggu, 29 Juni 2008 pukul 12:49

    eh gentabuana…lo klo ga bisa produksi sinetron jangan so bisa dong!!Indosiar..utk apa lo kerjasama ama gentabuana &jelita visindo…Mening kerja sama ama PH yang berkualitas macam MD entertainment ato Sinemart ato Multivision plus ato Soraya intercine films ato apalah

  2. Rabu, 9 Juli 2008 pukul 17:00

    amit amiiit deh komentar si a. kayak sinetron md berkualitas aja. palingan yg bagus cm kisahnya si shreen sungkar sm tengku wisnu aja yg bagus, selebihnya gk ada bagus2nya tuh. lagian juga. suka2 orang dong, orang yg suka kenapa situ yang sewot. kl gk sk ya jangan nonton. gitu aja kok repot. gk mutu tau komentar anda. anda bilang produksi genta buana gk berkualitas? apa anda lupa angling dharma n tutur tinular itu produksi mana? dan mereka gk sok bisa tp memang bisa. masih mending mereka lah. walo ngambil ngopi dari sinema luar tp gk bikin berkelit2.
    gk kayak md entertainment, sinemart, mvp, yang kerja ngejiplak tp gk mo ngaku n pada akhirnya ceritanya jadi dibikin berbelit2 gk jelas kejuntrungannya. cape deh. bosen tau ngeliat sinetron produksi ketiga PH itu. masih untung ada genta buana, jd gk harus capek mantengin sinetron produksi 3 PH itu, yang critanya gk jelas gitu, gk mendidik pula.

  3. Diandra
    Rabu, 9 Juli 2008 pukul 17:35

    bener juga, sinetron Indonesia saat ini yang kata si a berkualitas punya md itu salah besar.

    Emang mereka berating tinggi, itu cuma di kota besar aja!!!

    Tapi lihatlah sinetron Gentabuana ditontonn gak hanya di kota besar aja, melainkan sampai ke pelosok desa dan gunung-gunung.

    Emang, Indosiar jaringan terjernih dan berkualitas seperti Telkomsel menjangkau ke semua pelosok tanah air.

  4. Dinda
    Rabu, 9 Juli 2008 pukul 17:38

    sinetron Indosiar adalah sinetron yang merakyat dan peduli sesama. Bisa ditonton semua kalangan.

    Sedang sinetron SCTV-md entertainment adalah sinetron khayalan tingkat tinggi yang mustahil, dan sangat tidak Indonesia.

    Pokoknya, Indosiar emang stasiun TV kebanggan Indonesia.

  5. Lovi
    Rabu, 9 Juli 2008 pukul 17:41

    siapa bilang Gentabuana Indonesia bangettttttttttttzzzzz,???

    itu malah mirip India, gak mutu blaaaaaaaaaaaaaas

    Pokoknya, sinetron berkualitas itu karya/produksinya Arswendo Atmowiloto, Rano Karno dan produksi in-house Indosiar.

    Buat Indosiar, gak usah nayangin lagi Gentabuana dech…

    Bikin aja sinetron sendiri yang lebih Indonesia.

    Biar gimanapun Sinetron Indonesia harus maju dan mendidik

  6. S Putra
    Rabu, 9 Juli 2008 pukul 17:44

    indosiar. kalau produksi sinetron kok mesti yang ngak masuk akal.

  7. Linda
    Rabu, 9 Juli 2008 pukul 17:56

    aku suka banget sama sinema utama yg ditayangkan di indosiar, apalagi klu pemeran utamanya temmy dan imel aku suka banget sama mereka berdua, aku boleh ga minta foto mereka berdua, plzzzzz

  8. Wulan
    Rabu, 9 Juli 2008 pukul 18:01

    AKU HANYA SUKA KALAU TEMMY RAHADI PASANGAN SAMA IMEL PUTRI CAHYATI;
    aq ga nonton kalau yg maen bukan mereka

  9. Benny Chandra
    Rabu, 9 Juli 2008 pukul 18:03

    hua…..ha……ha…
    kenapa nih ftv jelek banget yo????
    kayangga da yang lain aja
    indosiar jangan mau kalah donk sama rcti atau sctv yang mampu membuat sinetron yang berkualitas baik.
    kalau ftv ini sih bukan berkualitas baik,tapi sangat hancur!!!!!
    mending ngga usah ditayangin lagi deh.
    cuma orang kampung yang suka nonton ini!!!

  10. evi
    Rabu, 9 Juli 2008 pukul 18:04

    untunggggg…!!!!
    nie film cepet tamat
    khan jelek banget nih film….
    gw ngga ngerti kenapa ada orang yang suka,mungkin udah buta kali yah…
    lagean nih film sama sekali NGGA BERMUTU!!!
    Gw harapnih film ngga akanpernah ditayangin lagi!!!
    cuma bikin sampah aja!!!!

  11. cha-mee
    Rabu, 9 Juli 2008 pukul 18:05

    bru liat iklannya za gw dah ENEG!!!
    dan gw ama temen2 ngga minat banget nontonnya

  12. caca
    Senin, 15 September 2008 pukul 10:08

    aku setuju banget kalo temmy rahadi tu mainnya ma revi mariska!!!kalo buat FTV lagi pemainnya jangan imel terus dunk???kalo buat tu pemainnya revi ma temy gtzu lo???n moga tambah suxes ya???

Comment pages
1 2 3 5
  1. No trackbacks yet.

Weblog ini dikunjungi ribuan orang tiap harinya. Kunjungi terus laman Thread ini. Berikan kritik, saran, dan/atau tanggapanmu di kolom komentar. Komentar yang muncul dibagi halaman per halaman. Klik Comment pages Sebelumnya atau Berikutnya. Yang muncul default adalah komen terbaru :-)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62.059 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: