Beranda > INDONESIA, SINETRON, THREAD > Bintang Untuk Baim SCTV Sinetron

Bintang Untuk Baim SCTV Sinetron


http://wp.me/pevle-3ee

Bintang Untuk Baim

Bagi setiap anak, ulang tahun adalah hari spesial yang pantas dirayakan. Namun hal itu tidak berlaku untuk Baim. Hari ulang tahun Baim bertepatan dengan kepergian papa Baim untuk selama-lamanya. Nayla, mama Baim, mengatakan bahwa papa Baim pergi ke rumah Tuhan. Baim yang belum mengerti akan kalimat itu lantas berpikir bahwa dia harus menemukan rumah Tuhan untuk membawa papanya pulang, atau dia ikut sang papa ke rumah Tuhan.

Baim akhirnya mengerti arti dari “pulang ke rumah Tuhan”. Tak pelak, perasaan bocah lucu itu pun hancur. Kini Baim merasa dialah satu-satunya lelaki di rumah, sehingga Baim harus menjaga mamanya. Baim bertekad melepaskan dan melupakan masa kecilnya.

Namun Baim kecil sama sekali tidak menyadari bahwa sang mama sebenarnya ingin Baim tetap menjadi anak kecil sesuai usianya, bermain seperti biasa, dan tidak repot berpikir terlalu jauh ke depan. Untuk memastikan hal tersebut, Nayla selalu berusaha membuat Baim bahagia.

Suatu hari tas yang dibawa Nayla dijambret. Mama Baim itu pun pulang ke rumah dalam keadaan terluka. Sejak peristiwa itulah Baim memutuskan untuk belajar karate demi melindungi sang mama, seperti yang telah dia janjikan di depan almarhum papanya. Baim tidak mengetahui bahwa Nayla sangat benci terhadap karate karena bela diri itulah yang telah merenggut nyawa Indra, suaminya.

Keinginan Baim untuk melindungi keluarganya dengan belajar karate tampaknya harus dikubur dalam-dalam, lantaran Nayla melarang bocah itu. Nayla bersedia melakukan apa saja untuk Baim, serta mau mengabulkan semua permintaan Baim, kecuali belajar karate.

Dalam kondisi seperti itu, Baim merasa membutuhkan sesuatu untuk berhubungan dengan papanya. Baim pun kerap menulis surat untuk sang papa, dan melipat surat tersebut seperti perahu, serta menghanyutkan perahu kertas itu ke laut.

Awalnya, Baim sama sekali tidak menyadari kalau hal yang dilakukannya itu adalah sia-sia. Baim terus menunggu balasan surat. Setelah menunggu berhari-hari, Baim pun bertanya kepada Nayla perihal sang papa yang tak kunjung membalas suratnya. Lantaran tidak tega mengatakan hal yang sebenarnya, Nayla lantas memutuskan untuk menulis surat kepada Baim, dengan memasukkan surat tersebut ke botol, seolah-olah itu adalah balasan dari papanya.

Hingga suatu hari Baim pun mengetahui hal yang sebenarnya. Keruan saja bocah itu menjadi marah. Meskipun mengerti bahwa sang papa tidak akan bisa membalas suratnya, Baim tetap menulis surat dan menceritakan kehidupannya sehari-hari.

Sinetron Bintang Untuk Baim ini adalah cerita tentang seorang bocah yang meskipun memiliki keterbatasan, tetap memiliki tekad bahwa dia harus tumbuh besar dengan cepat untuk menjadi pelindung mamanya. Dengan keluguannya, Baim berusaha menjaga janjinya pada sang papa.

Dalam sinetron ini dikisahkan pula bagaimana Baim menahan air matanya, termasuk ketakutan Baim untuk membuat mamanya bahagia. Baim belajar bagaimana tersenyum walaupun hatinya tengah dirundung sedih, supaya air mata sang mama tidak menetes. Baim akan melakukan apa pun untuk membela mamanya dari orang-orang yang berani menyakiti perempuan yang telah melahirkannya itu.

Dikisahkan pula betapa dalamnya kasih seorang ibu kepada anaknya, dan bersedia melakukan apa saja untuk melindungi sang anak. Nayla bekerja dengan keras untuk memastikan bahwa Baim tidak pernah kekurangan, memastikan Baim akan memperoleh kesempatan yang seharusnya dia dapatkan kalau saja papanya masih hidup. Nayla melakukan semuanya meskipun hal itu berarti dia tidak dapat menghabiskan banyak waktu bersama Baim.

Bintang Untuk Baim adalah cerita tentang nilai-nilai keluarga yang kuat serta arti sejati dari kata keluarga. Bagaimana Baim dan Nayla bahu membahu menghadapi kehidupan mereka? Saksikan hanya di saluran Satu untuk Semua.

Bintang Untuk Baim | Sinetron Bintang Untuk Baim | Sinopsis Sinetron Bintang Untuk Baim | Jadwal Tayang Sinetron Bintang Untuk Baim | Pemain Sinetron Bintang Untuk Baim | Soundtrack Sinetron Bintang Untuk Baim | SCTV Sinetron

Pemain Sinetron Bintang Untuk Baim

  • Ibrahim Khalil Alkatiri sebagai Baim
  • Qory Sandioriva sebagai Alya (bunda Baim)
  • Putri Titian sebagai Savira
  • Fauzi Baadila sebagai
  • Eza Gionino sebagai
  • Keith Foo sebagai Indra (ayah Baim)
  • Uli Auliani sebagai Susi
  • Raffi Ahmad sebagai Reno
  • Temmy Rahadi Sebagai

Lagu Tema: Ratapanku
Penyanyi: Baim
Cerita & Skenario: Tisa T.S
Sutradara:  ?
Produser: Gope T. Samtani
Produksi: Rapi Films © 2011
Periode Tayang: Mulai Senin, 10 Januari 2011 – sekarang
Jadwal Tayang: Setiap Hari pukul 19:30 WIB

Credit to: http://www.sctv.co.id/ and all sources for the informations, synopsis/summary, pictures and videos

author thread BUB “Bintang Untuk Baim” : Dedi cinta SCTV forever

Iklan
  1. Jumat, 26 Juli 2013 pukul 20:12

    It really is digested slowly as compared to the usual healthy, balanced diet and
    exercise changes alone. dieting 3rd trimester looks
    as if the reachable approach to weight loss. The touch pad, which is a huge bonus in the dieting 3rd trimester process for your children.
    As experts suggest we need to go to gym for jogging or walking.

  2. Sabtu, 27 Juli 2013 pukul 23:37

    whoah this blog is excellent i really like studying your articles.
    Keep up the good work! You understand, a lot of individuals are
    hunting round for this info, you can aid them greatly.

Comment pages
1 6 7 8
  1. No trackbacks yet.

Weblog ini dikunjungi ribuan orang tiap harinya. Kunjungi terus laman Thread ini. Berikan kritik, saran, dan/atau tanggapanmu di kolom komentar. Komentar yang muncul dibagi halaman per halaman. Klik Comment pages Sebelumnya atau Berikutnya. Yang muncul default adalah komen terbaru :-)

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: