SINETRON HAREEM


Label : Dewasa (D)

Tommy Kurniawan-Shandy Aulia-Teddy Syach dalam Sinetron Hareem

Tommy Kurniawan-Shandy Aulia-Teddy Syach dalam Sinetron Hareem di Indosiar.

Terimakasih kepada blogvoters (pemirsa) yang telah berkomentar pada Sinetron Hareem. Karena Sinetron Hareem sudah selesai tayang (open ending ke Sinetron Inayah) Maaf untuk halaman/entri ini komentar telah ditutup, sudah penuh. Untuk dapat berkomentar lagi, silahkan menuju (klik) link biru berikut:

https://pangeran229.wordpress.com/2009/03/31/sinetron-inayah/

  1. Cah Ayu
    Selasa, 20 Januari 2009 pukul 13:22 | #1

    Hareem itu apa mbok :?:

    Hareem itu tempat berkumpulnya para istri kanjeng… cah ayu harus mulai belajar mencintai Hareem, karena Cah Ayu akan tinggal di sini selamanya…

    hareem – living quarters reserved for wives and concubines and female relatives in a Muslim household

  2. ehm
    Kamis, 22 Januari 2009 pukul 23:47 | #2

    Shandy Aulia? siapa ya? jangan mau nonton ini sinetron karena Shandy Aulia main dalam sinetron ini, apalagi dia pemeran utama. dia bukan artis, masa artis ga mau kena tanah barang setitik pun? artis apa itu? penuh manipulasi dalam pengambilan adeganya. Shandy Aulia sudah lah jgn mau jd artis,,, susah jd artis itu, pacar km produser dah byk duitnya ngapain km cape2 jd artis. mending km bgs maennya,,,

  3. alda
    Minggu, 25 Januari 2009 pukul 04:26 | #3

    saya suka dengan shandy aulia dan komentar tentang aktingnya bagus sekali shandy aulia sangat idealis sekali dalam memilih peran.sukses terus shandy…

    • ipunk
      Rabu, 25 Februari 2009 pukul 13:13 | #4

      komentar saya…Film Hareem itu ceritanya buleeet n buleet dan saya bisa ngacuni jempol film hareem bisa menghipnotis penonton-penontonya…dan apalagi melihat tingkah laku Umi Desi yang memperlakukan Umi Inayah……..

      • YAZMIN
        Jumat, 27 Februari 2009 pukul 14:35 | #5

        coment saya…..film hareem itu lumayan bagusss… bgt.soalnya pelaran agamanya cipp bgt.apalgi sifat umi inayah,kita bisa di ajari sabar dalam menghadapi situasi apapun.tapi lebih baik sifat umi desi dirubah azza coz itu sifat yang tidak baik buat di contoh.saya suka film tersebut bahkan keluarga saya tidak mau meninggalkan film tersebut.100 deh buat HAREEM………

      • ema
        Jumat, 27 Februari 2009 pukul 15:58 | #6

        mengenai sinetron hareem, coba jgn selalu menjadikan inayah orang yg sangat lugu, walau di injak sekalipun. saya punya saran, biar penonton senang coba biar inayah kabur dari rumah bawa anaknya, agar menjadi pelajaran buat doso, dan ungkapkan lebih baik dia pergi daripada tidak dihargai.

    • maria ulfa
      Kamis, 26 Februari 2009 pukul 16:24 | #7

      Ya..pun kenapa cie..umi deasy gak da kapok2 na untuk berbuat jahat.

  4. Minggu, 25 Januari 2009 pukul 07:25 | #8

    Hmm…Pertanyaannya adalah, akankah sinetron ini berating bagus seperti Muslimah dan Jihan? Atau setidaknya bisa masuk jajaran 20 besar Top Rating seperti Larasati dan MonaLisa.

    • risa aprilani
      Selasa, 24 Februari 2009 pukul 15:01 | #9

      buat tedy syah….salut buat penghayatannya,keren abiz.buat pemeran lainnya juga hebaat2.moga-moga aja sinetron Hareem ini tetap asik buat di tonton,ga seperti kebanyakan sinetron lainnya yang lama2 bikin jenuh.oya mas tedy ttp setia ya sama teh rina,awas lo nyari umi2 lainnya.good luck

    • rianaponti
      Selasa, 24 Februari 2009 pukul 21:10 | #10

      sinetron hareem lumayan bagus dan realistis.para pemerannya lumayan bagus juga, cuma saran saya untuk cerita seterusnya jangan memmbuat cerita yg tidak masuk akal dan mengada-ada, semoga sukses lanjuuut.

  5. Ajeng
    Senin, 26 Januari 2009 pukul 15:08 | #11

    ya jelas bisa masuk 10 besar dunk…, stasiun tv penayangnya kan indosiar

    secara gitu, soraya klop bgt di indosiar

    sinetron yang awalnya tayang di sctv gak sukses, ketika ditayang ulang di indosiar ratingnya bagus…

    • joko
      Minggu, 22 Februari 2009 pukul 22:40 | #12

      Alaaa….!!!, hanya anak bego aja yang mengatakan sinetron Hareem bagus, kalua diamati dengan benar Sinetron hareem itu mbuleeet!!!, end kacau, tak layak dikonsumsi !!!,

    • s
      Sabtu, 28 Februari 2009 pukul 14:08 | #13

      tapi indosiar sekarang jelek jelek masa tiap hari sinetronnya itu itu melulu, yang dulu penggemar indosiar sekarang jadi muak…

  6. Ara
    Senin, 26 Januari 2009 pukul 16:38 | #14

    Kira2 ratingnya bisa sebagus Muslimah yg pernah jd no 1 ga ya?
    Secara sama2 diproduksi Soraya.

    Hareem, inilah salah satu sinetron yang mampu mengalahkan sesaat cinta fitri season 3 (CF3) di pekan pertama tayang. Namun, di pekan berikutnya, Hareem di bawah CF3. Salah satu tokoh yang mencuri perhatian pemirsa Sinetron Hareem, yakni tokoh culas Ummi Deasy yang dimainkan apik oleh Fitri Ayu Maresa. Kebencian dan caci maki masyarakat ini menunjukkan keberhasilan totalitas aktingnya. Banyak celaan, rasa geram, gemes dan protes yang dilayangkan pemirsa di berbagai thread maupun langsung pengaduan ke KPI. Yupz, sejak awal terjun di dunia sinetron, Ayu selalu kebagian peran antagonis. Mungkin, hokinya emang pada tokoh antagonis. Masih ingat di benak pemirsa, debutnya sebagai Susi, putri Vivi yang mewarisi sifat jahat mamanya itu di Sinetron Top Hits, Dia yang mengeksiskan chemistry sinetron paling berkilau sepanjang masa, Ari Wibowo-Lulu Tobing. Pernah Ayu bermain sebagai tokoh protagonis di berbagai FTV. Salah satunya Genk Cantique. Dan pemeran pembantu tokoh protagonis di Sinetron Cinta Kirana.

  7. Selasa, 27 Januari 2009 pukul 16:15 | #15

    klo saya sebel banget sama sinetron satu ini, tidak mendidik, malah bisa bikin org salah paham tentang Islam..harusnya dicekal nih sinetron, kalo mau bikin sinetron bertemakan religi, ya yg benar dong…tokohnya digambarkan sholatnya khusyuk, tapi kok gak manusiawi…hmm…apa ada maksud lain di blkg sinetron ini…

    • joko
      Minggu, 22 Februari 2009 pukul 22:46 | #16

      mungkin aja memang dibuat begitu ama Sutradaranya, liat aja Pemerannya, Shandy Aulia itu agamanya apa?, masak Orang kresten berperan jadi seorang muslimah, jangan alasan profesional kemudian senaknya main peran.

      • hadi sobari
        Selasa, 24 Februari 2009 pukul 15:46 | #17

        klo saya sebel banget sama sinetron satu ini, tidak mendidik, malah bisa bikin org salah paham tentang Islam..harusnya dicekal nih sinetron, kalo mau bikin sinetron bertemakan religi, ya yg benar dong…tokohnya digambarkan sholatnya khusyuk, tapi kok gak manusiawi…hmm…apa ada maksud lain di blkg sinetron ini

    • riad
      Senin, 23 Februari 2009 pukul 14:45 | #18

      benar tuhhh,,,nieke. apa ada mksd dibelakng dr itu smua. apa lang yang dblg ama joko… Tapi, saya berhrp mdh2an dgn main film ni,,sandy nya jadi masuk islam. amiiiinn,,,,,

    • hadi sobari
      Selasa, 24 Februari 2009 pukul 15:45 | #19

      Sinetron ini ga lebih sebagai alat propaganda untuk menjelek jelekan Islam, dan menambah stereotipe negatif pihak luar yang tak mengenal islam. Sinetron ini tidak mendidik, tidak ada pelajaran tentang kebijaksanaan, kebaikan dsb, yang bisa diambil. Sebaiknya gak usah nonton sinetron ini deh……..

  8. liv
    Rabu, 28 Januari 2009 pukul 03:10 | #20

    kalo gw bilang sich, sinetron hareem ini bagus bgt..semua pemerannya pinter akting..kl muslimah, nangis masa gak keluar air mata..kurang ahli aktingnya..larasati jg bgs..yah kl di blg gak mendidik sich tergantung yg liatnya gimana pemikirannya..namanya juga film..tp yg pasti gw suka bgt aktingnya shandy aulia n teddy syach..pdhl dl gw gak suka tuh nonton sinetron, byk yg konyol sih =p

  9. YS
    Rabu, 28 Januari 2009 pukul 08:21 | #21

    keren sih sinetron nya.. shandy aulia dan tommy kurniawan keliatan natural banget dalam 2 episode pertama ini.. tapi jadi gregetan deh.. ngeliat wanita tidak berdaya.. apalagi umi deasy tuh jahat banget.. dan inaya tidak berdaya banget.. jadi agak jomplang gitu..

    • joko
      Minggu, 22 Februari 2009 pukul 22:52 | #22

      Bukan jomlang tapi kacauuu…!!!, sekarang banyak sinetron dikemas ala Islam tapi justru tidak Islami. Mending gak usah pakai kedok Islam, tapi ceritanya bagus dan berbobot, dan tidak asal tayang..!!.

  10. Rabu, 28 Januari 2009 pukul 09:55 | #23

    Cuma ngingetin aja buat penulis skenario, sutradara n produser Hareem, kalo nanti sinetron ini sukses tolong jangan dibuat ngawur kayak Muslimah yg ga ketahuan juntrungannya.

    • joko
      Minggu, 22 Februari 2009 pukul 22:54 | #24

      Kalau aku mudah2an bangkrot semua…!!

  11. Rabu, 28 Januari 2009 pukul 11:13 | #25

    Gw suka bgt ma tema ini sinet… n smoga nggak mlenceng..smape mmprburuk citra agama islam…salut buat Shandy Aulia, Teddy Syach & Fitri Ayu Maressa!

  12. luki
    Rabu, 28 Januari 2009 pukul 12:11 | #26

    gue yakin banget ide sinetron ini berasal dari syekh puji, pertanyaan gue apakah penulis sinetron ini memahami benar tentang ilmu waris, ilmu tentang syarat2 pernikahan dan poligami dalam islam, ada tendensi pemojokan tentang islam yang membuat orang salah faham tentang islam

    • joko
      Minggu, 22 Februari 2009 pukul 23:00 | #27

      Betul..!!, Sinetron ini ( Hareem ) semacam ada pesan misi untuk sengaja mengkaburkan pemahaman suatu agama. bisa jadi mulai dari Sutradara, penulis sekenario, dan juga produsernya tdk ngerti agama..!!, ngertinya hanya duit melulu.

Comment pages
1 2 3 16 2385
Komentar ditutup.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62.350 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: